Muncul ‘Pasar Minyak Dadakan’ untuk Warga Bener Meriah dan Takengon Aceh yang Masih Terisolir

photo author
Radi Iswan, Bidik Tangsel
- Jumat, 12 Desember 2025 | 18:05 WIB
Warga Bener Meriah, Aceh  yang mencari bantuan sembako hingga BBM. (TikTok/seputar.provinsi.aceh - joe_sastra)
Warga Bener Meriah, Aceh yang mencari bantuan sembako hingga BBM. (TikTok/seputar.provinsi.aceh - joe_sastra)

Bidiktangsel.com - Pembukaan akses di sebagian wilayah masih jadi PR bagi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), salah satunya di Bener Meriah, Aceh.

Kawasan tersebut masih sulit dijangkau, sehingga bantuan yang datang pun belum optimal.

Hal tersebut membuat masyarakat di Bener Meriah harus berjalan kaki puluhan kilometer demi mendapatkan beras hingga Bahan Bakar Minyak (BBM).

Baca Juga: Novel Baswedan soroti tentang banjir Sumatera dan kaitannya dengan tindak pidana korupsi

Sebuah video di TikTok menunjukkan masyarakat Bener Meriah yang tengah mengantre untuk mendapatkan BBM.

‘Pasar Minyak Dadakan’

Dikutip dari keterangan video yang diunggah akun TikTok @seputar.provinsi.aceh pada Jumat, 12 Desember 2025, para warga berkumpul di kampung Kem, Bener Meriah untuk mendapatkan BBM.

Dalam video disebutkan bahwa momen itu erjadi pada Senin, 8 Desember 2025 lalu.

“Suasana pasar minyak di kampung Kem. Warga berbondong-bondong datang dari Takengon dan Bener Meriah untuk membeli sembako dan BBM,” tulis keterangan dalam unggahan tersebut.

Baca Juga: Masak Ribuan Porsi Makan untuk Pengungsi Banjir Aceh, Influencer King Abdi Ceritakan Pilu Para Korban yang Kelaparan

Sementara dari video, terlihat warga yang antre dan mengelilingi mobil-mobil bak terbuka yang membawa drum.

Lebih lanjut, di sekitar para warga tampak kondisi tebing dengan bekas longsoran tanah yang masih merah.

Warga Harus Jalan Kaki 3-4 Jam untuk Cari Beras dan BBM

Sebelumnya, sebuah video diunggah oleh akun TikTok @joe_sastra pada Selasa, 9 Desember 2025 menunjukkan banyak warga yang melintasi jalur bekas longsoran tanah dan disebut tengah mencari bantuan beras.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Radi Iswan

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X