Datangi RS Islam Cempaka Putih, Pramono Anung Ungkap Kondisi Korban Ledakan SMAN 72 Jakarta

photo author
Radi Iswan, Bidik Tangsel
- Sabtu, 8 November 2025 | 17:19 WIB
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, ungkap Pemprov akan tanggung biaya korban ledakan SMAN 72 Jakarta. (Instagram/pramonoanungw)
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, ungkap Pemprov akan tanggung biaya korban ledakan SMAN 72 Jakarta. (Instagram/pramonoanungw)

Jakarta - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menjenguk para korban insiden ledakan masjid SMAN 72 Jakarta di RS Islam Cempaka Putih.

Pramono menyatakan keprihatinan pada insiden ledakan yang terjadi pada Jumat siang, 7 November 2025 ketika waktu salat Jumat.

“Hari ini terus terang Pemerintah DKI Jakarta sungguh sangat berduka dengan kejadian yang terjadi di SMAN 72 Jakarta, ketika salat Jumat yang sedang berlangsung,” kata Pramono Anung kepada awak media di RS Islam Cempaka Putih pada Jumat sore, 7 November 2025.

Baca Juga: Shell Indonesia Luncurkan Shell Helix Ultra Baru: Inovasi Pelumas Premium dengan Teknologi PurePlus dan Komitmen Keberlanjutan

Pastikan Pemprov Hadir untuk Korban

Dalam kesempatan itu, Pramono menyatakan bahwa Pemerintah Provinsi akan mendampingi korban, termasuk soal tanggungan biaya pengobatan.

“Pemerintah DKI akan hadir untuk semua hal yang berkaitan dengan tanggungan di rumah sakit, sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab pemerintah DKI,” ucapnya lagi.

Pramono menambahkan bahwa tanggungan biaya dari Pemprov DKI Jakarta tak hanya bagi korban ledakan yang dirawat di RSI Cempaka Putih saja.

Baca Juga: Pengaruh Medsos Jadi Sorotan usai Insiden Ledakan SMAN 72 Jakarta, Akankah Timbul Larangan Siswa Main Gawai di Sekolah?

“Di manapun yang terjadi, pokoknya akan menjadi Pemerintah DKI, apakah di rumah sakit ini, rumah sakit lain, dan sebagainya,” tambahnya.

“Semua korban (ditanggung),” tegasnya.

Pramono Ungkap Korban dalam Keadaan Sadar

Pramono juga menjelaskan bahwa saat ia menjenguk, para korban dalam keadaan sadar dan bisa diajak berkomunikasi.

“Beberapa korban saya ngobrol, tapi yang saya ajak ngobrol dalam keadaan sadar. Memang ada satu yang mau dioperasi,” imbuhnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Radi Iswan

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X