Baca Juga: Pemred INIKEBUMEN Inisiasi Pertemuan Ketua DIKPI dengan Promedia
Detail Pemeriksaan dan Temuan di Lokasi
Menurut Hastry, pemeriksaan identifikasi dilakukan secara berlapis untuk memastikan keakuratan hasil.
“Dilakukan pemeriksaan identifikasi primer berupa pemeriksaan pada gigi yaitu odontologi forensik yang terdapat kesamaan titik dengan teknik superimpos dan dua pengambilan sampel DNA dari tulang,” jelas Hastry.
Selain pemeriksaan primer, tim juga meneliti sejumlah aspek sekunder yang mendukung proses identifikasi.
“Dua kerangka jenazah itu yang ditemukan diperiksa baik itu dari pemeriksaan sekunder itu dari tulang yang ditemukan,” sambungnya.
“Juga pemeriksaan primer itu adalah pemeriksaan gigi dan juga pemeriksaan perhiasan yang masih ada melekat begitu ya,” pungkas Hastry.
Latar Belakang Kasus
Penemuan dua kerangka manusia di gedung kawasan Kwitang sempat menggemparkan publik.
Temuan itu dikaitkan dengan laporan kehilangan dua pengunjuk rasa yang terakhir terlihat saat aksi unjuk rasa berujung ricuh di Jakarta pada Agustus 2025 lalu.
Kepolisian kemudian membentuk tim gabungan untuk menyelidiki temuan tersebut, termasuk melibatkan ahli forensik dari Puslabfor Polri dan Labdokkes.
Baca Juga: PWI Papua Barat Gelar Pelatihan Artificial Intelligence, Wujudkan Visi Digitalisasi PWI Pusat
Setelah melalui proses identifikasi yang cukup panjang, hasil forensik akhirnya memastikan bahwa kedua kerangka tersebut merupakan Reno Syahputra Dewo dan Muhammad Farhan Hamid, dua orang yang sebelumnya dinyatakan hilang oleh keluarga mereka.
Dengan hasil ini, proses hukum dan investigasi lanjutan dipastikan akan berfokus pada penyebab kematian kedua korban serta kemungkinan keterkaitannya dengan aksi demonstrasi yang terjadi pada Agustus 2025. (***)
Artikel Terkait
Tangsel Siap Kolaborasi Lintas Daerah Atasi Sampah Sebelum PSEL Jatiwaringin Rampung
Pemkot Tangsel Segera Lakukan Peremajaan Truk Sampah: Armada Baru Siap Angkut Lindi dan Tingkatkan Kebersihan Kota
Caretaker Kadin Tangsel Tegaskan Netralitas Organisasi dan Dorong Kompetisi Sehat Antar Kandidat Ketua
Agus R Wisas Tegaskan KADIN Tangsel Bukan Alat Politik: ‘Kemenangan untuk Semua, Bukan untuk Kelompok’
Pemkot Tangsel Lantik 856 PPPK Paruh Waktu, Benyamin Tekankan Etika dan Kinerja Maksimal