Pemerintah Wacanakan 100 Ribu Kuota Magang Bergaji untuk Percepat Penyerapan Tenaga Kerja Muda

photo author
Radi Iswan, Bidik Tangsel
- Kamis, 9 Oktober 2025 | 22:18 WIB
Pemerintah berencana menambah kuota Program Magang Nasional Bergaji menjadi 100.000. (Dok Dinkes Bulungan)
Pemerintah berencana menambah kuota Program Magang Nasional Bergaji menjadi 100.000. (Dok Dinkes Bulungan)

Baca Juga: Pilar Saga Ichsan Tinjau Dua Dapur Makan Bergizi Gratis di Serpong: Pastikan Layak, Steril, dan Siap Bersertifikat Higiene

Menurut Febrio, sektor tersebut memiliki potensi besar dalam menciptakan lapangan kerja baru dan fleksibel bagi generasi muda.

Bagian dari Paket Ekonomi 8+4+5 Tahun 2025

Program Magang Nasional Bergaji merupakan salah satu agenda utama dalam Paket Ekonomi 8+4+5 Tahun 2025 yang digagas oleh Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian atas arahan Presiden Prabowo Subianto.

Baca Juga: Hari Jadi ke 499, Bupati Ratu Zakiyah Paparkan Misi Pembangunan Kabupaten Serang 5 Tahun ke Depan

Tahap pertama program ditujukan bagi lulusan baru dengan durasi magang selama enam bulan.

  1. Pendaftaran penyelenggara dan lowongan: 1–7 Oktober 2025
  2. Pendaftaran peserta: 7–12 Oktober 2025
  3. Seleksi: 13–14 Oktober 2025
  4. Pengumuman peserta: 15 Oktober 2025 oleh Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker)

Seluruh proses dilakukan secara digital melalui platform SIAPKerja di situs maganghub.kemnaker.go.id.

Untuk menjamin kesesuaian kompetensi, data peserta yang lolos akan dipadankan dengan basis data Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendikti Saintek). 

Baca Juga: Baznas Kabupaten Serang Rayakan Milad ke-25: Wujudkan Sinergi Zakat dan Pemerintah untuk Kesejahteraan Umat

Hal ini bertujuan agar kualifikasi peserta selaras dengan kebutuhan industri yang mempekerjakan mereka.

Harapan dan Tantangan di Balik Wacana 100 Ribu Kuota

Rencana pemerintah memperluas kuota hingga 100 ribu peserta magang bergaji disambut positif oleh banyak kalangan, terutama para lulusan baru yang menghadapi ketatnya persaingan di pasar kerja.

Namun demikian, sejumlah pengamat ketenagakerjaan menilai pemerintah perlu memastikan bahwa Program Magang Nasional Bergaji tidak sekadar menambah angka partisipasi, tetapi juga mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan keterampilan dan kesejahteraan peserta.

 Baca Juga: Alun Alun Pamulang Jadi Magnet Baru Warga Tangsel: Ruang Publik Sehat dan Bersih di Tengah Padatnya Kota Pamulang, bidiktangsel.com -Alun-Alun Pamul

Pemerintah diharapkan melakukan pengawasan ketat agar praktik magang tidak disalahgunakan oleh perusahaan sebagai tenaga kerja murah, melainkan benar-benar menjadi sarana pembelajaran dan peningkatan kompetensi.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Radi Iswan

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X