Baca Juga: Benyamin Davnie Pantau Progres PSEL Tangsel, Tekankan Pembangunan Tepat Waktu
Namun demikian, ia menegaskan bahwa pemerintah tidak melakukan intervensi dalam proses penyatuan PWI, melainkan hanya menjaga independensi pers.
“Pemerintah memposisikan diri untuk tidak sedikit pun melakukan intervensi. Kami berdiri bersama pers yang independen, profesional, dan bersatu,” tegas Meutya.
Menurutnya, kelahiran PWI Persatuan merupakan langkah penting dalam memperkuat peran pers nasional sebagai penjaga keadaban bangsa dan pilar demokrasi.
Baca Juga: Cs-137 Tercemar di Kawasan Industri Cikande, Ekspor Nasional Terancam Dibekukan
“Dengan pers yang kuat, demokrasi Indonesia akan semakin kokoh,” ujarnya.
Acara pengukuhan yang berlangsung khidmat dan bersejarah tersebut turut dihadiri oleh para Ketua PWI Provinsi se-Indonesia, Karobinopsnal Baharkam Polri Brigjen Pol. Erwin Kurniawan, Wakapolda Jateng Kombes Pol Latif Usman, Wamenkomdigi Nezar Patria, Wakil Ketua Dewan Pers Totok Suryanto, Wakil Walikota Surakarta Astrid Widayani, serta Forkopimda Kota Surakarta.
(***)
Artikel Terkait
DCKTR Rampung Bangun Kantor Kelurahan Sawah Baru Ciputat
PWI Tangsel Kubu Edy Riyadi Minta Ongkos ke Surakarta, PWI Pusat Tegur Keras
Perumda Tirta Albantani Salurkan Bantuan Toren Tangki Air Bersih, Warga Kibin Bahagia
Mahasiswa Gelar Aksi di Kejari Tangsel, Kajari Apsari Dewi: Kritik Jadi Masukan, Penanganan Korupsi Tetap Jalan
Menimbang Kebijakan Hapus Utang Iuran BPJS Kesehatan: Solusi atau Beban Baru?