Pengukuhan PWI Persatuan Digelar di Monumen Pers Nasional Surakarta

photo author
Radi Iswan, Bidik Tangsel
- Sabtu, 4 Oktober 2025 | 17:44 WIB
Menkomdigi Meutya Hafid menilai pengukuhan PWI Persatuan di Monumen Pers Nasional memiliki makna simbolis bagi perjalanan sejarah pers Indonesia.
Menkomdigi Meutya Hafid menilai pengukuhan PWI Persatuan di Monumen Pers Nasional memiliki makna simbolis bagi perjalanan sejarah pers Indonesia.

Baca Juga: Benyamin Davnie Pantau Progres PSEL Tangsel, Tekankan Pembangunan Tepat Waktu

Namun demikian, ia menegaskan bahwa pemerintah tidak melakukan intervensi dalam proses penyatuan PWI, melainkan hanya menjaga independensi pers.

“Pemerintah memposisikan diri untuk tidak sedikit pun melakukan intervensi. Kami berdiri bersama pers yang independen, profesional, dan bersatu,” tegas Meutya.

Menurutnya, kelahiran PWI Persatuan merupakan langkah penting dalam memperkuat peran pers nasional sebagai penjaga keadaban bangsa dan pilar demokrasi.

Baca Juga: Cs-137 Tercemar di Kawasan Industri Cikande, Ekspor Nasional Terancam Dibekukan

“Dengan pers yang kuat, demokrasi Indonesia akan semakin kokoh,” ujarnya.

Acara pengukuhan yang berlangsung khidmat dan bersejarah tersebut turut dihadiri oleh para Ketua PWI Provinsi se-Indonesia, Karobinopsnal Baharkam Polri Brigjen Pol. Erwin Kurniawan, Wakapolda Jateng Kombes Pol Latif Usman, Wamenkomdigi Nezar Patria, Wakil Ketua Dewan Pers Totok Suryanto, Wakil Walikota Surakarta Astrid Widayani, serta Forkopimda Kota Surakarta.

(***)

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Radi Iswan

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X