Menilik Poin-Poin Pidato Presiden Prabowo di Sidang Umum PBB, dari Kenangan Penjajahan hingga Dukungan ke Palestina

photo author
Radi Iswan, Bidik Tangsel
- Rabu, 24 September 2025 | 11:31 WIB
Momen Presiden RI Prabowo Subianto berpidato di sidang umum PBB ke-80. (Instagram/prabowo)
Momen Presiden RI Prabowo Subianto berpidato di sidang umum PBB ke-80. (Instagram/prabowo)

Baca Juga: Pemkot Tangsel Klarifikasi Isu yang Berkembang, Wali Kota Benyamin Davnie: “Transparansi Informasi Terus Kami Perbaiki”

"Yang kuat melakukan apa yang mereka bisa. Yang lemah menanggung apa yang harus mereka tanggung. Kita harus menolak doktrin ini. Perserikatan Bangsa-Bangsa ada untuk menolak doktrin ini," ucapnya.

Presiden RI itu juga menyoroti tragedi kemanusiaan yang terjadi di Palestina, khususnya di Gaza. Prabowo menggambarkan penderitaan rakyat Palestina akibat konflik yang berkepanjangan.

"Akankah tak ada jawaban atas jeritan mereka? Akankah kita mengajari mereka bahwa umat manusia mampu menghadapi tantangan ini?" tanya Prabowo.

Baca Juga: PITS Tangsel: Ubah Status Jadi Perseroda Air Minum, Sertifikat Saja Belum Punya”

Purnawirawan TNI Angkatan Darat itu pun menegaskan kembali posisi Indonesia yang mendukung solusi dua negara.

"Saya ingin kembali menegaskan dukungan penuh Indonesia terhadap solusi dua negara di Palestina. Kita harus memiliki Palestina yang merdeka," tutur Prabowo.

"Namun kita juga harus, kita juga harus mengakui, kita juga harus menghormati, dan kita juga harus menjamin keselamatan serta keamanan Israel," imbuhnya.

Baca Juga: Gelombang Protes Gen Z Menggema dari Nepal hingga Peru, Medsos Jadi Senjata Utama

Siap Kirim Pasukan Perdamaian

Dalam pidatonya, Prabowo juga menyampaikan kesiapan Indonesia untuk mengirimkan pasukan perdamaian di bawah mandat PBB, termasuk ke Gaza.

"Indonesia siap untuk mengerahkan 20.000 atau bahkan lebih putra-putri kami untuk membantu mengamankan perdamaian di Gaza atau di tempat lain," papar Prabowo.

Kesiapan itu juga mencakup wilayah konflik lain, seperti Ukraina, Sudan, dan Libya. Bahkan, Indonesia menyatakan siap berkontribusi dalam bentuk bantuan finansial.

Baca Juga: MBG yang Bagus dalam Perencanaan, Namun Amburadul dalam Pelaksanaan

"Tidak hanya dengan putra-putri kami, kami juga bersedia memberikan kontribusi finansial untuk mendukung misi besar mencapai perdamaian oleh PBB," tambahnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Radi Iswan

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X