Menag: Amal Jariyah Guru Pintarkan Anak Orang, Bukan Cari Uang Jadi Pedagang

photo author
Radi Iswan, Bidik Tangsel
- Rabu, 3 September 2025 | 19:26 WIB
Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar saat memberi sambutan dalam Pembukaan PPG Daljab Batch III Tahun 2025 dan Doa Bersama Guru Lintas Agama di UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta pada Rabu, 3 September 2025. (kemenag.go.id)
Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar saat memberi sambutan dalam Pembukaan PPG Daljab Batch III Tahun 2025 dan Doa Bersama Guru Lintas Agama di UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta pada Rabu, 3 September 2025. (kemenag.go.id)

Bidiktangsel.com, Jakarta – Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar menegaskan profesi guru dan dosen memiliki kemuliaan tersendiri karena ilmunya akan menjadi amal jariyah. Ia mengingatkan bahwa tujuan utama seorang pendidik bukanlah mencari uang, melainkan mencerdaskan generasi bangsa.

“Semua murid yang pernah kita ajar dan mengamalkan ilmu itu, sekalipun 1.000 tahun setelah kita wafat, tetap kita dapat pahalanya. Itu profit sejati dari profesi guru,” ujar Menag Nasaruddin Umar saat membuka Pendidikan Profesi Guru (PPG) Dalam Jabatan Batch III Tahun 2025 dan Doa Bersama Guru Lintas Agama di UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta, Rabu (3/9/2025).

Baca Juga: Istana Jelaskan Kriteria Polisi yang Dapat Naik Pangkat: Korban Tindak Anarki Saat Bertugas

Menag menekankan agar para guru tidak minder dengan profesinya. Menurutnya, guru memiliki tujuan mulia yang berbeda dengan pedagang.

“Jangan ikut-ikutan terhadap para pedagang, memang tujuannya mencari uang. Sedangkan guru tujuannya mulia, bagaimana memintarkan anak orang. Kalau mau cari uang, jangan jadi guru, jadi pedagang. Insya Allah pekerjaan paling mulia itu memintarkan orang yang bodoh, itu amal jariyah,” tegasnya.

Selain itu, Menag menyampaikan perkembangan signifikan dalam pelaksanaan PPG Dalam Jabatan di lingkungan Kementerian Agama.

Baca Juga: Pemkab Serang dan JSIT Jalin Kolaborasi Tingkatkan Mutu Pendidikan

Data Kemenag mencatat, jumlah peserta meningkat hingga 700 persen. Pada 2024 tercatat 29.933 guru mengikuti PPG, sementara pada 2025 jumlahnya melonjak menjadi 206.411 guru madrasah dan guru pendidikan agama.

“Peningkatan ini menjadi bukti bahwa guru semakin siap meningkatkan kompetensi dan profesionalisme dalam mendidik anak bangsa,” ujar Menag.

Acara tersebut juga dihadiri ratusan guru lintas agama yang mengikuti doa bersama, meneguhkan komitmen bahwa profesi guru tetap menjadi salah satu profesi paling terhormat dalam membangun peradaban.

(***)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Radi Iswan

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X