Indonesia Resmi Buka CHANDI 2025 di Bali, Tekankan Budaya sebagai Kekuatan Global

photo author
Radi Iswan, Bidik Tangsel
- Rabu, 3 September 2025 | 14:12 WIB

Baca Juga: Usut Kasus Kematian Affan Kurniawan, Komnas HAM Kumpulkan Rekaman CCTV

AI dan Tantangan Budaya Digital

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno menyoroti peran teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam pemajuan budaya.

“Teknologi AI harus memperkuat ikatan budaya, bukan memecah belah masyarakat. Indonesia mendorong tata kelola AI yang mampu berbicara dalam semua bahasa dan melestarikan semua budaya. 

Dengan demikian, Bhinneka Tunggal Ika dapat menjadi pijakan bagi peradaban digital yang berkeadilan dan berkelanjutan,” tegasnya.

Baca Juga: Bulan Bhakti Pramuka 2025 di Tangsel: Pemkot Tekankan Pendidikan Karakter Sejak Dini

Pembukaan dan Simbol Sejarah

Perhelatan CHANDI 2025 dibuka secara resmi oleh Menko PMK Pratikno bersama Menteri Kebudayaan Fadli Zon, Wakil Menteri Kebudayaan Giring Ganesha, Gubernur Bali I Wayan Koster, dan Sekretaris Jenderal Kebudayaan Bambang Wibawarta.

Acara dilanjutkan dengan penandatanganan Sampul Peringatan CHANDI 2025 sebagai simbol persatuan dan komitmen global dalam pemajuan kebudayaan.

Forum ini juga dihadiri oleh perwakilan kebudayaan dari berbagai negara, termasuk Brunei Darussalam, Singapura, Palestina, Suriah, Italia, Prancis, Rusia, hingga Tunisia.

Baca Juga: Pesan Mendagri Tito Karnavian: Kepala Daerah Diminta Jaga Kesederhanaan, Hindari Flexing

Budaya sebagai Kekuatan Masa Depan

Menutup sambutannya, Fadli Zon menegaskan kembali bahwa budaya bukan hanya peninggalan masa lalu, melainkan kekuatan vital bagi masa depan.

“Budaya menyalakan kreativitas, menumbuhkan inovasi, dan menginspirasi nilai-nilai yang menuntun manusia menuju dunia yang lebih inklusif, adil, dan berkelanjutan,” ungkapnya.

Melalui CHANDI 2025, Indonesia menegaskan posisinya sebagai pusat dialog kebudayaan dunia dengan misi memperkuat pembangunan berkelanjutan, menjaga warisan peradaban, serta memastikan perdamaian untuk generasi mendatang. (***)

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Radi Iswan

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Pahami Yuuk Menjadi Kuasa Wajib Pajak

Jumat, 14 Agustus 2026 | 13:07 WIB
X