Baca Juga: Viral di Indonesia: Tren Gambar Gaya Ghibli di ChatGPT Bikin Hayao Miyazaki Merasa Terhina
Sosok Ray bukan hanya dikenang lewat karya-karya seni peran, tetapi juga sebagai figur yang memancarkan kebijaksanaan, rendah hati, dan kedekatan dengan nilai-nilai spiritual.
Kepergiannya meninggalkan kesan mendalam, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi dunia seni dan para penggemarnya di seluruh Indonesia.
Setelah disalatkan di Masjid Istiqlal, jenazah Ray dimakamkan sementara di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan.
Namun, sesuai dengan wasiatnya, keluarga berencana untuk memindahkan jasadnya ke Palu, Sulawesi Tengah, dalam satu atau dua tahun ke depan, ke makam keluarga.
Perjalanan hidup Ray Sahetapy, dari mengenal Islam di Masjid Istiqlal hingga disalatkan di tempat yang sama, menyimpan pesan mendalam tentang spiritualitas, konsistensi iman, dan penghormatan terhadap nilai-nilai hidup yang diyakini.
(***)
Artikel Terkait
Gubernur Banten Apresiasi Petugas Kesehatan yang Bertugas di Hari Raya Idul Fitri 1446 H
Maknai Idulfitri di Tangsel, Pilar: Saatnya Menguatkan Silaturahmi, Mengokohkan Kebersamaan
Pemkot Tangsel Gelar Salat Idulfitri 1446 H di Masjid Al Ithishom
Penerimaan Zakat di Tangsel Meningkat Lima Kali Lipat Jelang Idul Fitri 1446 H
Halal Bihalal di Hari Pertama Kerja, Wamendagri Ingatkan ASN untuk Tepat Waktu