Ray Sahetapy Disalatkan di Masjid Istiqlal Sebelum Dimakamkan, Ini Kisah Religius yang Menghubungkannya dengan Istiqlal

photo author
Radi Iswan, Bidik Tangsel
- Jumat, 4 April 2025 | 15:02 WIB
Ray Sahetapy (kanan) dan anaknya Surya Sahetapy (kiri).
Ray Sahetapy (kanan) dan anaknya Surya Sahetapy (kiri).

Bidiktangsel.com – Dunia seni peran Indonesia kehilangan salah satu sosok terbaiknya. Aktor senior Ray Sahetapy meninggal dunia pada Selasa, 1 April 2025.

Sebelum dimakamkan, jenazahnya disalatkan di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat—sebuah tempat yang memiliki makna mendalam dalam perjalanan spiritualnya.

Masjid Istiqlal bukan sekadar lokasi pelaksanaan salat jenazah, tetapi menjadi titik awal kisah religius Ray Sahetapy.

Baca Juga: Imbas Tarif Impor Trump 32 Persen untuk Indonesia: Benarkah Ekonomi Nasional Terancam?

Aktor yang dikenal lewat berbagai peran kuat di layar lebar ini memutuskan menjadi mualaf pada tahun 1982, dan prosesi pengucapan syahadatnya dilakukan di Masjid Istiqlal.

Informasi tersebut disampaikan oleh putranya, Raya Sahetapy, saat ditemui di rumah duka RSPAD Gatot Subroto pada Kamis, 3 April 2025.

“Baru tahu dari ibu (Dewi Yull), ternyata ayah menjadi mualaf pada tahun 1982 sebelum menikah, dan itu terjadi di Masjid Istiqlal. Jadi memang ada keterikatan batin di sana,” ujar Raya.

Baca Juga: Indonesia Berisiko Alami Resesi Setelah Tarif Impor Naik 32 Persen, Apa yang Harus Dilakukan?

Ia menambahkan, “Alhamdulillah, beliau masuk Islam di Istiqlal, dan kini disalatkan di tempat yang sama. Sebuah penutup yang indah dan bermakna.”

Keputusan keluarga untuk menyolatkan Ray Sahetapy di Masjid Istiqlal bukan semata pilihan praktis, tetapi sebagai bentuk penghormatan terhadap perjalanan spiritual sang aktor.

Istiqlal, yang dikenal sebagai masjid terbesar di Asia Tenggara dan simbol persatuan nasional, menjadi saksi penting perubahan besar dalam hidupnya.

Baca Juga: Wasiat Terakhir Ray Sahetapy: Ingin Dimakamkan di Palu, Namun Sementara Beristirahat di Tanah Kusir

Setelah menjadi mualaf, Ray Sahetapy dikenal menjalani kehidupan beragama dengan penuh ketulusan.

Meskipun tidak banyak bicara secara publik tentang agamanya, beberapa wawancara menunjukkan bahwa ia adalah pribadi yang menjunjung nilai-nilai keimanan, toleransi, dan keterbukaan terhadap perbedaan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Radi Iswan

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X