Budi Gunawan Ungkap Skandal Penyelundupan: Barang Senilai Rp 4,1 Triliun Berhasil Diselamatkan

photo author
Radi Iswan, Bidik Tangsel
- Jumat, 7 Februari 2025 | 10:00 WIB
Potret Menko Polkam RI Budi Gunawan yang mengungkap kasus penyelundupan barang impor dalam konferensi pers di Surabaya, Jawa Timur, pada Rabu, 5 Februari 2025. (Instagram.com/@bgunawan_id)
Potret Menko Polkam RI Budi Gunawan yang mengungkap kasus penyelundupan barang impor dalam konferensi pers di Surabaya, Jawa Timur, pada Rabu, 5 Februari 2025. (Instagram.com/@bgunawan_id)

Surabaya, bidiktangsel.com – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) RI, Budi Gunawan, mengungkap keberhasilan tim desk penyelundupan dalam membongkar dan menggagalkan berbagai upaya penyelundupan di awal 2025.

Langkah ini menjadi bagian dari 100 hari kerja Kabinet Merah Putih yang menargetkan pemberantasan praktik ilegal yang merugikan negara.

Baca Juga: Budi Gunawan Bongkar Kasus Penyelundupan Senilai Rp480 Miliar, 18 Perusahaan dan 35 Kelompok Jadi Target Penyelidikan

Dalam konferensi pers yang digelar di Surabaya, Rabu (5/2/2025), Budi Gunawan mengungkapkan bahwa total nilai barang selundupan yang berhasil diselamatkan mencapai Rp 480,7 miliar dalam operasi terbaru.

"Dalam operasi kali ini, tim yang melibatkan Kementerian Keuangan, Bea Cukai, Polri, Kementerian Perdagangan, dan TNI berhasil menggagalkan penyelundupan dengan nilai total Rp 480,7 miliar," ujar Budi.

Lebih lanjut, Budi menegaskan bahwa pihaknya tengah melakukan investigasi mendalam terhadap 35 kelompok dan 18 perusahaan yang diduga terlibat dalam jaringan penyelundupan tersebut.

Baca Juga: Musrenbang Kecamatan Ciputat 2025: Sinergi Stakeholder Wujudkan Pembangunan Berkelanjutan di Tangerang Selatan

Jika ditambahkan dengan operasi sebelumnya, total nilai barang selundupan yang berhasil diamankan sejak 2024 mencapai Rp 4,1 triliun. Pada tahun lalu saja, nilai barang yang berhasil dicegah dari upaya penyelundupan tercatat mencapai Rp 9,66 triliun.

"Dalam 100 hari pertama pemerintahan ini, kami telah menyelamatkan 42,40 persen dari total nilai penyelundupan tahun 2024, yaitu Rp 4,1 triliun dari Rp 9,66 triliun," jelas Budi.

Operasi yang dilakukan tim desk penyelundupan menemukan berbagai jenis barang ilegal yang hendak masuk ke pasar Indonesia. Barang-barang tersebut meliputi tekstil, tembakau, minuman keras, aksesoris, besi, baja, elektronik, kosmetik, gading gajah, serta kayu rotan.

Baca Juga: Pilar: Penuntasan Masalah Banjir Fokus Utama Musrenbang Serpong Utara

Selain itu, ditemukan juga berbagai jenis flora dan fauna hasil penyelundupan, di antaranya kera ekor panjang, babi, burung, ayam, lobster, daging, beras, serta bibit dan benih tanaman hias.

"Kami juga mengamankan satwa dan tanaman yang masuk secara ilegal, yang berpotensi merusak ekosistem dan membahayakan keanekaragaman hayati," ujar Budi.

Budi menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan bukti nyata komitmen pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dalam memberantas penyelundupan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Radi Iswan

Sumber: Promedia

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X