Surabaya, bidiktangsel.com – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) RI, Budi Gunawan, mengungkap keberhasilan tim desk penyelundupan dalam membongkar dan menggagalkan berbagai upaya penyelundupan di awal 2025.
Langkah ini menjadi bagian dari 100 hari kerja Kabinet Merah Putih yang menargetkan pemberantasan praktik ilegal yang merugikan negara.
Dalam konferensi pers yang digelar di Surabaya, Rabu (5/2/2025), Budi Gunawan mengungkapkan bahwa total nilai barang selundupan yang berhasil diselamatkan mencapai Rp 480,7 miliar dalam operasi terbaru.
"Dalam operasi kali ini, tim yang melibatkan Kementerian Keuangan, Bea Cukai, Polri, Kementerian Perdagangan, dan TNI berhasil menggagalkan penyelundupan dengan nilai total Rp 480,7 miliar," ujar Budi.
Lebih lanjut, Budi menegaskan bahwa pihaknya tengah melakukan investigasi mendalam terhadap 35 kelompok dan 18 perusahaan yang diduga terlibat dalam jaringan penyelundupan tersebut.
Jika ditambahkan dengan operasi sebelumnya, total nilai barang selundupan yang berhasil diamankan sejak 2024 mencapai Rp 4,1 triliun. Pada tahun lalu saja, nilai barang yang berhasil dicegah dari upaya penyelundupan tercatat mencapai Rp 9,66 triliun.
"Dalam 100 hari pertama pemerintahan ini, kami telah menyelamatkan 42,40 persen dari total nilai penyelundupan tahun 2024, yaitu Rp 4,1 triliun dari Rp 9,66 triliun," jelas Budi.
Operasi yang dilakukan tim desk penyelundupan menemukan berbagai jenis barang ilegal yang hendak masuk ke pasar Indonesia. Barang-barang tersebut meliputi tekstil, tembakau, minuman keras, aksesoris, besi, baja, elektronik, kosmetik, gading gajah, serta kayu rotan.
Baca Juga: Pilar: Penuntasan Masalah Banjir Fokus Utama Musrenbang Serpong Utara
Selain itu, ditemukan juga berbagai jenis flora dan fauna hasil penyelundupan, di antaranya kera ekor panjang, babi, burung, ayam, lobster, daging, beras, serta bibit dan benih tanaman hias.
"Kami juga mengamankan satwa dan tanaman yang masuk secara ilegal, yang berpotensi merusak ekosistem dan membahayakan keanekaragaman hayati," ujar Budi.
Budi menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan bukti nyata komitmen pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dalam memberantas penyelundupan.
Artikel Terkait
Festival Harmoni Tirtayasa Ajakan KKN Mahasiswa UGM Kenali dan Rawat Budaya Kabupaten Serang
Perekonomian Banten Tumbuh 5,02 Persen, Industri Pengolahan Jadi Motor Utama
Kejati Banten Selidiki Dugaan Korupsi Rp 25 Miliar dalam Pengelolaan Sampah Tangsel
Edukasi Kesiapsiagaan Bencana Ditekankan, Masyarakat Diharapkan Lebih Siap Menghadapi Risiko
Kondisi Kantor PT EPP: Dugaan Korupsi Pengangkutan dan Pengolahan Sampah DLHK Tangsel 2024