Respon Permintaan Tambahan Anggaran MBG Rp100 Triliun: Dorongan Besar bagi UMKM dan Petani Lokal

photo author
Radi Iswan, Bidik Tangsel
- Kamis, 30 Januari 2025 | 21:56 WIB
Sri Mulyani memberikan respon tentang penambahan anggaran MBG Rp100 Triliun. (Instagram.com/smindrawati).
Sri Mulyani memberikan respon tentang penambahan anggaran MBG Rp100 Triliun. (Instagram.com/smindrawati).

Jakarta, bidiktangsel.com – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, menyebutkan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) membutuhkan tambahan anggaran sebesar Rp100 triliun guna memenuhi target yang diberikan Presiden Prabowo Subianto.

Jika disetujui, total anggaran MBG akan meningkat dari Rp71 triliun menjadi Rp171 triliun.

Baca Juga: Ketua PWI Sulsel Tegak Lurus Satu Komando, Siap Hadiri HPN 2025 di Banjarmasin

Permintaan ini pun mendapat tanggapan dari Menteri Keuangan, Sri Mulyani, yang menekankan bahwa tambahan dana tidak hanya berdampak pada pemenuhan gizi masyarakat tetapi juga memberikan efek ekonomi yang signifikan, terutama bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Sri Mulyani menjelaskan bahwa program MBG merupakan inisiatif yang melibatkan banyak tenaga kerja dan sektor usaha, khususnya UMKM yang berada di sekitar sekolah—sasaran utama program ini.

Baca Juga: BPR/BPRS Harus Permudah Akses Masyarakat Kecil, Dorong UMKM Naik Kelas

"Sekolah yang memberikan makan bergizi setiap hari kepada muridnya berarti ada yang harus menyiapkan makanan, membeli bahan baku, memasak, mengantar, hingga mencuci perlengkapan makan. Ini pekerjaan besar dan merata di seluruh Indonesia," ujar Sri Mulyani dalam acara BRI Microfinance Outlook 2025, Kamis (30/1/2025).

Lebih lanjut, program ini dikategorikan sebagai labour intensive, yang artinya akan menciptakan banyak lapangan pekerjaan serta meningkatkan ekonomi rakyat kecil.

Selain mendukung ekosistem usaha kecil, pemerintah juga memastikan adanya akses pembiayaan bagi UMKM yang menjadi mitra MBG.

Baca Juga: DPRKP Kabupaten Serang Targetkan Pembangunan 1.000 Unit Rutilahu pada 2025

"Jika sebuah UMKM sudah mendapat pesanan dari program Makan Bergizi Gratis, mereka seharusnya bisa memperoleh kredit modal kerja untuk memenuhi kebutuhan tersebut," ujar Sri Mulyani.

Kemudahan akses permodalan ini diharapkan dapat mempercepat pertumbuhan UMKM serta memperkuat rantai pasok makanan bergizi di seluruh Indonesia.

Pada tahap awal, program MBG memiliki anggaran Rp71 triliun untuk menjangkau 15 juta penerima manfaat.

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Radi Iswan

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X