Presiden Prabowo Minta Maaf Terkait Program Makan Bergizi Gratis yang Belum Merata

photo author
Radi Iswan, Bidik Tangsel
- Senin, 20 Januari 2025 | 16:23 WIB
Presiden Prabowo Soroti Penghematan Besar yang Dihasilkan Pemerintah untuk Tingkatkan Efisiensi (Sekretariat Presiden BPMI - INDEPENDENMEDIA.ID)
Presiden Prabowo Soroti Penghematan Besar yang Dihasilkan Pemerintah untuk Tingkatkan Efisiensi (Sekretariat Presiden BPMI - INDEPENDENMEDIA.ID)

Jakarta, bidiktangsel.com  - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Indonesia terkait pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis bagi anak-anak yang belum sepenuhnya merata.

Hal ini disampaikan dalam pernyataan resminya kepada awak media.

Prabowo menjelaskan bahwa kendala administrasi dan teknis menjadi alasan utama mengapa program tersebut belum dapat menjangkau seluruh anak-anak di Indonesia.

Baca Juga: GP Ansor Tangsel Minta Razia Penjual Air Keras, Dorong Pembatasan Ketat untuk Cegah Penyalahgunaan

Namun, ia memastikan bahwa pemerintah sedang berupaya keras agar seluruh anak Indonesia dapat menikmati manfaat program ini.

"Makan bergizi ini secara fisik tidak mudah untuk segera menjangkau seluruh rakyat. Untuk itu, saya, Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia, meminta maaf kepada semua orang tua dan anak-anak yang belum menerima," ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa pemerintah menargetkan program ini akan berjalan sepenuhnya pada akhir tahun 2025.

Baca Juga: Aliansi DEMA PTKIN Apresiasi 100 Hari Kerja Presiden Prabowo: Awal Kemajuan untuk Indonesia

"Saya yakini bahwa pada tahun 2025, semua anak Indonesia akan mendapatkan makanan bergizi. Proyek ini sangat besar dan fisiknya tidak ringan, tetapi saya jamin dananya ada," tambahnya.

Prabowo menjelaskan bahwa proses administrasi yang ketat dilakukan untuk memastikan dana yang dialokasikan untuk program ini tidak disalahgunakan.

"Kami ingin memastikan bahwa uang yang dikirim benar-benar sampai ke sasaran. Proses ini membutuhkan waktu, tetapi kami sedang mencari cara terbaik dan tercepat agar semua anak bisa segera merasakan manfaatnya," jelasnya.

Baca Juga: 3 Fakta Menarik Alex Pastoor, Asisten Kluivert di Timnas Indonesia: Salah Satunya Suka Belajar Bahasa Indonesia

Presiden juga memberikan penekanan kepada pihak-pihak yang telah mendapatkan bantuan agar bersikap bijak.

"Jika ada yang sudah tidak membutuhkan, berikan jatah kepada yang lebih memerlukan," katanya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Radi Iswan

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X