Serpong, bidiktangsel.com – Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor (PC GP Ansor) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mendesak Polres Tangsel, Pemerintah Kota Tangerang Selatan, dan Pemerintah Provinsi Banten untuk mengambil langkah tegas dalam membatasi peredaran air keras di wilayah tersebut.
Permintaan ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya kasus penyalahgunaan air keras untuk tindakan kriminal.
Baca Juga: Aliansi DEMA PTKIN Apresiasi 100 Hari Kerja Presiden Prabowo: Awal Kemajuan untuk Indonesia
Sekretaris PC GP Ansor Tangsel, Sahabat Amizar, mengungkapkan keprihatinannya pada Minggu (19/1/2025) di Tangsel.
Ia menegaskan bahwa pengawasan peredaran air keras harus menjadi perhatian serius untuk memastikan keamanan masyarakat.
“Kepolisian bersama Pemkot Tangsel dan Pemprov Banten, khususnya Dinas Perindustrian dan Perdagangan, harus segera bertindak untuk mengontrol peredaran air keras. Ini penting untuk mencegah penyalahgunaan yang kerap digunakan dalam kejahatan,” ujar Amizar.
Amizar menekankan perlunya pemeriksaan dan razia terhadap para penjual air keras, baik yang memiliki izin maupun tidak.
Menurutnya, tindakan tegas harus diambil terhadap penjual yang tidak memiliki izin resmi.
“Dalam waktu dekat, harus ada pemeriksaan dan razia kepada para pengusaha atau penjual air keras. Jika ditemukan pelanggaran, mereka harus ditindak tegas. Selain itu, perlu ada kebijakan pembatasan ketat terhadap penjual air keras, dengan memastikan peredarannya hanya dilakukan kepada pihak-pihak yang memenuhi syarat dan bertanggung jawab atas penggunaannya,” jelasnya.
Baca Juga: HUT Ke-13 Paroki Alam Sutera, Wali Kota Benyamin Davnie Apresiasi Peran Sosial dan Ekonomi
Ia juga menekankan pentingnya akuntabilitas dalam distribusi air keras untuk melindungi masyarakat dari potensi bahaya.
“Dengan pengawasan yang ketat, peredaran air keras di masyarakat dapat dipertanggungjawabkan dan tidak lagi menjadi ancaman bagi keselamatan warga,” pungkasnya.
GP Ansor berharap langkah ini segera diimplementasikan untuk menciptakan rasa aman bagi masyarakat di Tangsel dan wilayah Banten secara keseluruhan. (***)
Artikel Terkait
PMI Kabupaten Serang Berhasil Penuhi Kebutuhan Darah, Bupati Tatu Chasanah Apresiasi Kinerja UDD
Pelestarian Budaya Memerlukan Kolaborasi Semua Pihak
Pembelajaran Selama Ramadan Tinggal Menunggu Surat Edaran, Ini Penjelasannya
Muhammadiyah Dukung Libur Sekolah Selama Ramadan untuk Penguatan Akhlak dan Budi Pekerti
Gong Yoo dan Song Hye-kyo Mulai Syuting Drama Korea Terbaru, Reuni Bersama Tim Produksi Ternama