Baca Juga: Pemkab Tangerang Lantik 60 ASN Jabatan Fungsional, Fokus pada Profesionalisme dan Akuntabilitas
Mengurangi Ketergantungan pada Bantuan Sosial
Muhaimin menegaskan, upaya penyempurnaan KUR ini juga sejalan dengan visi pemerintah untuk mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap bantuan sosial.
“Kami ingin gradasi dari masyarakat miskin ekstrem menjadi masyarakat berdaya dan mandiri dapat tercapai dalam waktu kurang dari dua tahun. Pemberdayaan melalui akses pembiayaan menjadi kunci utama untuk mewujudkan hal ini,” jelasnya.
Dengan penyempurnaan kebijakan ini, pemerintah optimis mampu mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan memperkuat daya saing pelaku usaha kecil, koperasi, dan pekerja migran di tingkat nasional maupun internasional.
Revolusi KUR yang direncanakan untuk tahun 2025 diharapkan mampu membuka peluang lebih besar bagi masyarakat, khususnya UMKM, pekerja migran, dan pelaku ekonomi kreatif.
Dengan dukungan regulasi dan skema pembiayaan yang lebih baik, akses keuangan yang selama ini menjadi tantangan utama akan segera teratasi, menciptakan masyarakat yang lebih berdaya dan mandiri.
(***)
Artikel Terkait
Sekda Serang Ajak Wisatawan Nikmati Pesona Pantai Anyer-Cinangka Saat Liburan Tahun Baru
Nilai Penyelundupan ke Indonesia Capai Rp216 Triliun, Pemerintah Tingkatkan Upaya Penindakan
Mulai 2025, Guru Tidak Perlu Tambahan Jam Mengajar di Sekolah Lain: Begini Sistem Baru Pemenuhan 24 JP
Mendikdasmen Abdul Mu’ti: Penjelasan tentang Kesejahteraan Guru ASN dan Non-ASN
Mendikdasmen Abdul Mu'ti Jelaskan Kebijakan Kesejahteraan Guru ASN dan Non-ASN: Fokus pada Sertifikasi dan Pelatihan