Muhaimin Iskandar: Pinjaman KUR 2025 Akan Dipermudah untuk Dorong Pemberdayaan Masyarakat

photo author
Radi Iswan, Bidik Tangsel
- Kamis, 2 Januari 2025 | 19:00 WIB

Jakarta, bidiktangsel.com - Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar, menyampaikan bahwa pemerintah berkomitmen untuk mempermudah akses Kredit Usaha Rakyat (KUR) pada tahun 2025.

Hal ini diungkapkan Muhaimin dalam penjelasannya kepada awak media usai rapat koordinasi lintas kementerian yang digelar bersama Menteri Koperasi, Menteri UMKM, Menteri Ekonomi Kreatif, Menteri Perlindungan Pekerja Migran, dan Wakil Menteri Desa.

Baca Juga: Sri Mulyani: Pertama Kali Presiden Prabowo Kunjungi Kemenkeu, APBN 2024 Ditutup dengan Capaian Luar Biasa

“Kita ingin menyempurnakan KUR yang selama ini sulit diakses. Program ini akan kami perbaiki agar betul-betul bisa dinikmati oleh UMKM, pekerja migran, dan koperasi. Ini menjadi langkah penting untuk mendukung pemberdayaan masyarakat,” ujar Muhaimin.

Muhaimin menjelaskan, kesulitan akses KUR menjadi perhatian utama dalam penyempurnaan kebijakan ini. 

Pemerintah akan menyediakan skema pembiayaan yang lebih inklusif dengan subsidi bunga dari pemerintah. 

Langkah ini bertujuan untuk mendorong UMKM dan pekerja migran agar memiliki akses pembiayaan yang mudah dan terjangkau.

Baca Juga: Meriahnya Malam Tahun Baru 2025 di Kota Tangerang: Pj Wali Kota Dr. Nurdin Hadiri Istigasah dan Bahas Rencana Strategis

“Saat ini, banyak UMKM dan pekerja migran yang harus beralih ke rentenir karena sulitnya mendapatkan KUR. Meski mereka bertanggung jawab terhadap utangnya, beban bunga yang tinggi menjadi kendala utama. Oleh karena itu, kita akan memperbaiki standar KUR agar lebih ramah bagi pelaku usaha kecil dan ekonomi kreatif,” jelasnya.

Lebih lanjut, Muhaimin menyebutkan bahwa pemerintah sedang menyiapkan berbagai regulasi untuk mempercepat implementasi kebijakan ini. 

“Penyempurnaan regulasi diperlukan, baik dalam bentuk undang-undang, peraturan presiden, maupun instruksi presiden. Kami juga akan mengajukan skema pembiayaan baru yang tentunya membutuhkan restu dan dukungan Presiden,” tambahnya.

Baca Juga: Capaian Pajak Kota Tangerang 2024 Melampaui Target, Optimisme Tinggi untuk 2025

Salah satu inovasi yang direncanakan adalah mengubah kebijakan jaminan kredit. Kontrak kerja pekerja migran maupun kontrak proyek ekonomi kreatif akan diupayakan agar dapat digunakan sebagai jaminan kredit. 

“Ini penting untuk membuka akses pembiayaan yang selama ini terkendala,” kata Muhaimin.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Radi Iswan

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X