Baca Juga: Mantan Pengurus PWI Banten Dilaporkan ke Polisi Terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen
"Perekonomian Indonesia telah menunjukkan daya tahan yang kuat, terbukti dari surplus neraca perdagangan selama 54 bulan berturut-turut," jelasnya.
Penyerahan DIPA 2025 dilakukan secara digital menggunakan aplikasi Sistem Aplikasi Keuangan Tingkat Instansi (SAKTI).
Digitalisasi ini menyederhanakan proses pengesahan dari 12 tahap menjadi empat tahap, mempercepat implementasi anggaran agar manfaatnya segera dirasakan masyarakat di awal tahun.
Presiden Prabowo dalam arahannya menekankan pentingnya efektivitas dan efisiensi belanja negara, baik di tingkat pusat maupun daerah.
Baca Juga: Pengendalian Inflasi di Banten: Pj Sekda Usman Asshiddiqi Tegaskan Pasokan Pangan Aman
“Kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah harus bersinergi dalam mendukung prioritas pembangunan. Alokasi anggaran harus benar-benar berdampak nyata bagi masyarakat,” tegas Presiden.
Penyerahan DIPA dan Buku Alokasi TKD 2025 ini diharapkan dapat menjadi fondasi kuat bagi akselerasi pembangunan dan pertumbuhan ekonomi Indonesia dalam lima tahun ke depan.
Pemerintah optimis, dengan kerja sama yang erat antara seluruh pihak, target pembangunan nasional dapat tercapai sesuai visi dan misi pemerintahan. (***)
Artikel Terkait
Pemkab Tangerang Dinilai Abaikan Implementasi Keppres 18 Tahun 2022, KADIN Soroti Minimnya Sinergi
Mesin RDF Resmi Beroperasi di TPA Rawa Kucing Kota Tangerang
TPA Rawa Kucing Kota Tangerang, Solusi Olah Sampah Jadi Bahan Bakar Industri
Beasiswa Tangerang Cerdas Sukses Dukung Pendidikan 15 Ribu Siswa di Tahun 2024
DEMA PTKIN Desak Pemerintah Serius Berantas Judi Online, Hampir 1 Juta Mahasiswa Terpapar