Ia mengakui di sebagian wilayah gagal, namun ada juga yang berhasil.
"Terima kasih Prof. Mahfud untuk evaluasinya. Saya mohon maaf jika ada kata-kata yang salah. Tapi sekali lagi, ini harus kita evaluasi dan kita jangan memberikan narasi-narasi yang menakutkan kepada warga," kata Gibran.
Saat sesi debat keempat berakhir, Gibran lagi-lagi mengucapkan kata maaf kepada Muhaimin dan Mahfud sembari membungkuk berkali-kali saat bersalaman tangan dengan keduanya.
Terlihat Gibran berbisik dengan Mahfud saat berpelukan.
"Maaf, Pak. Mohon maaf, Pak," ucap Gibran yang nampak dari gerak mulutnya. Lalu, Mahfud yang sembari menepuk dan mengelus punggung Gibran, seolah mengatakan untuk tidak membesarkan sesi debat panas yang berlangsung dua jam tadi. "Nggak apa-apa, nggak apa," timpal Mahfud.
Adab Gibran dalam debat tersebut mendapat apresiasi dari sejumlah warganet. Mereka menilai bahwa adab Gibran tersebut menunjukkan bahwa Gibran adalah sosok yang sopan dan santun.
"Adab Gibran saat debat sangat bagus. Dia selalu menghormati lawan debatnya," kata seorang warganet.
Baca Juga: Prabowo Menikmati Hasil Karya UMKM Kue Kering dan Keripik Ikan Patin MDS Coop
"Adab Gibran saat debat menunjukkan bahwa dia adalah sosok yang sopan dan santun," kata warganet lainnya.
Adab Gibran dalam debat tersebut juga menjadi salah satu faktor yang membuat penampilannya di mata publik menjadi lebih baik. (***)
Artikel Terkait
Prabowo Subianto: Ketahanan Pangan sebagai Prioritas Utama
Prabowo Subianto Mantap Lanjutkan Program Jokowi: Komitmen Besar untuk Kemakmuran Rakyat Indonesia
Prabowo Subianto: Demokrasi Berarti Kekuasaan Ada pada Rakyat, Pemimpin-pemimpin Harus Bersatu
Prabowo Terima Kasih dan Ajak Bang Ara Bergabung dalam TKN Prabowo-Gibran: Menuju Indonesia Sejahtera Bersama!
Maruarar Sirait: Salut dengan Ketulusan Hati Pak Prabowo, Doa untuk 10 Tahun Kepemimpinan