Jakarta, bidiktangsel.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) bersama tim pasangan calon presiden dan calon wakil presiden (Capres-Cawapres) menggelar evaluasi penyelenggaraan debat ketiga Pilpres 2024 di Kantor KPU RI, Jakarta, Rabu (10/1/2024).
Evaluasi tersebut dipimpin oleh Komisioner KPU RI, August Mellaz. Dalam pertemuan tersebut, dibahas sejumlah hal yang menjadi perhatian, termasuk soal penonton hingga tim sukses yang mendatangi moderator.
Mellaz mengatakan bahwa KPU akan terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan debat Pilpres 2024.
Baca Juga: Tiga Capres Cawapres Ikuti Pembekalan Antikorupsi KPK
Salah satunya dengan memastikan bahwa panelis dan moderator tidak mendapat gangguan dari pihak manapun.
"Ya, ketika ini kan posisi tata tertib ya, yang namanya tata tertib itu paslon dan kemudian panelis serta moderator itu tidak boleh sama sekali mengalami gangguan atau kendala, semacam itu kan kemarin sempat muncul dan viral juga. Itu bagian dari evaluasi kami," kata Mellaz.
Selain itu, KPU juga menyatakan yel-yel dari pendukung dan umpatan dari pendukung terhadap salah satu Capres-Cawapres saat debat berlangsung juga menjadi bahan evaluasi.
KPU menilai hal tersebut dapat menimbulkan perpecahan di masyarakat.
Baca Juga: PPATK Ungkap Perputaran Uang Judi Online Capai Rp327 Triliun
"Nah itu (umpatan), bagian dari evaluasi karena itu kan bisa menjatuhkan seseorang, kemudian bisa dianggap kebencian gitu kan, itu sama sekali dilarang," tegas Mellaz.
Evaluasi penyelenggaraan debat ketiga Pilpres 2024 ini akan terus dilakukan oleh KPU bersama tim Capres-Cawapres dan penyelenggara.
Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa debat Pilpres 2024 berjalan dengan lancar dan berkualitas. (***)
Artikel Terkait
Perayaan HUT PDIP ke 51, Ma'ruf Amin Wakili Jokowi, Megawati Sambut Anggota Partai dan Tokoh Penting
Airin Rachmi Diany: Mesin Politik Berapi-api di Balik Ambisi Gemilang Prabowo-Gibran untuk Pemilu 2024
Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan Gencarkan Sosialisasi Pencegahan DBD
Ini Daftar Topik Yang Trending di Indonesia Sepanjang 2023
Bimo, Buronan Penipuan Sertifikat Bodong Selama Setahun, Akhirnya Ditangkap