Kemenkeu: Fokus Penanganan Covid-19 Jadi Alasan Usulan Anggaran Kemenhan Ditolak

photo author
Radi Iswan, Bidik Tangsel
- Rabu, 10 Januari 2024 | 17:27 WIB
Prabowo Subianto joget saat debat capres
Prabowo Subianto joget saat debat capres

Jakarta, bidiktangsel.com - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) buka suara terkait pernyataan calon presiden Prabowo Subianto yang menyebut usulan anggaran Kementerian Pertahanan (Kemenhan) beberapa kali ditolak Menteri Keuangan Sri Mulyani.

Staf Khusus Sri Mulyani, Yustinus Prastowo, mengatakan bahwa saat masa pandemi Covid-19, dibutuhkan respon kebijakan yang baik serta penanganan dengan segenap daya upaya, untuk dapat mengatasi dampak kesehatan, sosial, dan ekonomi Indonesia.

"Salah satu kebijakan yang diambil pemerintah dan didukung DPR adalah APBN diprioritaskan pada penanganan dampak pandemi Covid-19, antara lain melalui kebijakan refocusing anggaran," kata Yustinus yang dilansir dari Katadata.co.id, Selasa (10/1).

Baca Juga: Megawati Singgung Intimidasi Jelang Pemilu 2024

Yustinus menjelaskan, refocusing anggaran merupakan kebijakan yang diambil pemerintah untuk mengalokasikan anggaran dari pos-pos yang tidak mendesak untuk dialokasikan ke pos-pos yang lebih mendesak, seperti penanganan pandemi Covid-19.

"Kebijakan ini dilakukan secara menyeluruh, termasuk di Kemenhan," kata Yustinus.

Yustinus menambahkan, Kemenkeu telah berkoordinasi dengan Kemenhan untuk membahas usulan anggaran Kemenhan.

Namun, karena adanya refocusing anggaran, maka usulan anggaran Kemenhan yang diajukan tidak dapat diakomodir sepenuhnya.

"Kami telah berkoordinasi dengan Kemenhan untuk membahas usulan anggarannya. Namun, karena adanya refocusing anggaran, maka usulan anggaran Kemenhan yang diajukan tidak dapat diakomodir sepenuhnya," kata Yustinus.

Baca Juga: Pemkab Pandeglang Terima Bantuan Teknis RDTR dari Kementerian ATR/BPN

Dalam debat Pilpres ketiga, Minggu (7/1), Prabowo Subianto menyatakan usulan anggaran Kemenhan beberapa kali ditolak Sri Mulyani.

Salah satu alasannya karena ada penyesuaian atau refocusing anggaran selama pandemi Covid-19.

"Saya sudah buat rencana, tetapi yang menentukan termasuk Menkeu. Saya memang sudah jadi Menteri Pertahanan empat tahun, tetapi kita diganggu oleh Covid-19 selama dua tahun, di mana terjadi refocusing. Banyak yang kami ajukan tidak disetujui oleh Menteri Keuangan," kata Prabowo. (***)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Radi Iswan

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X