Ciputat – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Abu Bakar Shiddiq, Serua, Ciputat, Tangerang Selatan, Minggu (20/9/2026), diisi tausiyah oleh Prof. Dr. H. M. Anwar, Lc., MA., MM., M.Sc., CHRMP.
Dalam tausiyahnya, Prof Anwar mengajak umat Islam memperkuat keimanan kepada Allah SWT dengan menjadikan Nabi Muhammad SAW sebagai teladan dalam perkataan, perbuatan, akhlak, serta perilaku sehari-hari.
Menurutnya, kecintaan kepada Allah SWT harus diwujudkan dengan mengikuti ajaran dan keteladanan Rasulullah Muhammad SAW.
Baca Juga: SISGITA Tangsel Direplikasi 58 Daerah, Benyamin: Data Tanah dan Pajak Kini Bisa Diintegrasikan
Ia mengutip firman Allah SWT dalam Al-Qur'an Surat Ali Imran ayat 31:
“Katakanlah (Muhammad), ‘Jika kamu mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mencintaimu dan mengampuni dosa-dosamu.’ Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang.”
Prof Anwar menekankan bahwa mengikuti Rasulullah bukan hanya sebatas mengaku mencintai Nabi, tetapi juga tercermin dalam totalitas perilaku dan kehidupan umat.
“Jika kalian mencintai Allah, kalian wajib mengikuti aku,” kata Prof Anwar dalam tausiyahnya.
Teladani Kesabaran Rasulullah
Dalam ceramah tersebut, Prof Anwar juga mengajak jamaah meneladani kesabaran Rasulullah Muhammad SAW ketika menghadapi berbagai tantangan dalam berdakwah.
Baca Juga: Dari Tangsel ke Tanggamus, SISGITA Jadi Rujukan Integrasi Data Tanah dan Pajak
Salah satu kisah yang disampaikan adalah perjalanan Rasulullah ke Thaif. Saat itu, Nabi Muhammad SAW datang dengan harapan masyarakat Thaif menerima dakwah Islam. Namun, dakwah tersebut mendapat penolakan dan Rasulullah bahkan mengalami perlakuan kasar berupa lemparan batu.
Meski mendapat perlakuan tersebut, Rasulullah tidak membalas dengan kebencian. Sebaliknya, Nabi tetap menunjukkan kasih sayang dan berharap masyarakat Thaif mendapatkan petunjuk.
Kisah tersebut, kata Prof Anwar, menunjukkan keteguhan Nabi Muhammad SAW dalam menjalankan dakwah sekaligus menjadi teladan mengenai kesabaran, empati dan sikap tidak mudah membenci orang lain.