Ciputat, bidiktangsel.com – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) secara resmi melepas kontingen Jambore Nasional (Jamnas) XII Tahun 2026 yang akan diberangkatkan ke Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur.
Pelepasan berlangsung bersamaan dengan Parade dan Pentas Seni Pramuka Prasiaga di Lapangan Pusat Pemerintahan Kota Tangsel, Ciputat, Sabtu (1/8/2026).
Sebanyak 48 peserta terbaik hasil seleksi dari berbagai sekolah di Kota Tangsel akan mewakili daerah pada ajang kepramukaan tingkat nasional yang dijadwalkan berlangsung pada 13–19 Agustus 2026, dengan peserta mulai memasuki lokasi perkemahan pada 12 Agustus.
Baca Juga: Jambore Nasional XII Cibubur: Tangsel Lepas Kontingen, Hampir 1.000 Anak Meriahkan Parade Prasiaga
Dalam doorstop bersama awak media usai acara, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangsel Deden Deni mengatakan seluruh peserta merupakan hasil seleksi yang cukup ketat dan telah menjalani pembinaan sebelum keberangkatan.
"Alhamdulillah hari ini kontingen langsung dilepas oleh Pak Wali Kota. Ada 48 peserta yang akan diberangkatkan ke Cibubur. Mudah-mudahan menjadi motivasi bagi mereka agar mampu membawa nama baik Kota Tangerang Selatan di tingkat nasional," ujarnya.
Menurut Deden, peserta tidak hanya mewakili diri sendiri, tetapi juga membawa nama baik daerah sehingga diharapkan mampu menunjukkan sikap disiplin, karakter yang baik, serta mampu berinteraksi dengan peserta dari berbagai provinsi.
"Mereka akan bertemu dengan teman-teman dari berbagai daerah. Ini menjadi kesempatan untuk belajar bersosialisasi, memperluas wawasan, sekaligus memperkenalkan Tangsel di tingkat nasional," katanya.
Ia menegaskan, nilai-nilai Dasa Dharma Pramuka dinilai masih sangat relevan dalam menjawab berbagai tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini.
"Persoalan karakter, kenakalan remaja, hingga kepedulian terhadap lingkungan seharusnya bisa dijawab melalui pendidikan kepramukaan. Nilai-nilai Dasa Dharma sangat lengkap sebagai bekal pembentukan karakter anak," jelasnya.
Deden juga mengungkapkan bahwa Dinas Pendidikan dan Kebudayaan telah menginstruksikan seluruh kepala sekolah untuk kembali mengaktifkan kegiatan kepramukaan di masing-masing sekolah sebagai bagian dari pendidikan karakter.
Baca Juga: Wartawan Parlemen Kecam Pernyataan Deddy Sitorus soal Sirkus, Siapkan Laporan ke MKD
"Kami mengajak seluruh sekolah menghidupkan kembali kegiatan Pramuka. Harapannya tumbuh dari kesadaran anak-anak sendiri sehingga pembentukan karakter dapat berjalan secara berkelanjutan," katanya.