Sementara itu, Ketua KADIN Kota Tangerang Selatan Marhadi, SE., MM. mengatakan audiensi tersebut merupakan bagian dari silaturahmi sekaligus memperkenalkan kepengurusan definitif KADIN Tangsel.
Selain mempererat hubungan kelembagaan, pertemuan juga membahas tindak lanjut hasil koordinasi sebelumnya bersama Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) terkait pengembangan program pasar digital.
"Kami ingin membangun silaturahmi yang berkelanjutan sekaligus memperkenalkan kepengurusan KADIN yang baru. Salah satu agenda utama kami adalah mendorong program pasar digital sebagai bentuk dukungan terhadap digitalisasi perdagangan di Kota Tangerang Selatan," ujar Marhadi. Ia menjelaskan, KADIN Tangsel telah menyiapkan konsep pilot project Pasar Digital yang direncanakan dimulai di Pasar Bukit.
Program tersebut akan menghadirkan sistem informasi digital yang memudahkan masyarakat memperoleh informasi mengenai pedagang, komoditas, hingga harga kebutuhan pokok secara real time.
Menurut Marhadi, konsep tersebut juga akan mendukung promosi UMKM sekaligus meningkatkan daya saing pasar tradisional di era digital.
"Kami siap membantu dari sisi maintenance sistem, pendataan pedagang, hingga pengembangan marketplace. Harapannya nanti masyarakat cukup membuka platform digital untuk mengetahui harga beras, cabai maupun kebutuhan pokok lainnya di pasar-pasar Kota Tangerang Selatan," jelasnya.
Ia menambahkan, KADIN Tangsel siap bersinergi dengan Perseroda PITS, Kominfo, pelaku UMKM serta berbagai pemangku kepentingan lainnya guna merealisasikan digitalisasi pasar secara bertahap.
Audiensi tersebut diharapkan menjadi awal terbentuknya kerja sama yang lebih konkret antara KADIN Tangsel dan Perseroda PITS, baik dalam pengembangan pengelolaan pasar daerah, transformasi digital, maupun peningkatan daya saing ekonomi lokal melalui pemberdayaan UMKM.
(***)