Ciputat, bidiktangsel.com - Kwartir Cabang (Kwarcab) Pramuka Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mulai menyeleksi calon kontingen untuk Jambore Nasional (Jamnas) XII 2026.
Proses seleksi digelar di Gedung III Lantai 3A Pemerintah Kota Tangsel, Sabtu (25/4/2026), dengan melibatkan ratusan peserta dari berbagai kwartir ranting.
Pimpinan Kontingen Putra Kwarcab Pramuka Kota Tangsel, Budi Arfan, dalam doorstep bersama awak media menjelaskan bahwa seleksi ini merupakan tahapan awal dalam menjaring peserta terbaik yang akan mewakili Tangsel di ajang nasional tersebut.
Baca Juga: Seleksi Kontingen Jamnas XII 2026 di Tangsel Dibuka Transparan, Tanpa Titipan
“Persiapan memang selalu dimulai dari tingkat kwartir cabang. Tahun ini, untuk Jamnas ke-12 yang akan berlangsung Agustus, kita menyiapkan kuota sekitar 48 peserta yang terdiri dari tiga regu putra dan tiga regu putri,” ujar Budi.
Ia mengungkapkan, proses seleksi diawali dengan pendaftaran yang diikuti sekitar 123 peserta dari tujuh kwartir ranting di wilayah Tangsel.
Namun, terdapat satu wilayah yang tidak mengirimkan perwakilan dalam tahap seleksi.
“Semua kwartir ranting ikut berpartisipasi, kecuali Serpong Utara. Sebenarnya ada dua pendaftar dari sana, tetapi tidak hadir saat seleksi, sehingga tidak ada perwakilan,” jelasnya.
Dalam mekanisme seleksi, setiap kwartir ranting mengirimkan dua peserta terbaik, masing-masing satu putra dan satu putri.
Baca Juga: Proyek Pipa Air PITS di Ciputat Disorot, Dugaan Abaikan K3 Picu Kekhawatiran Warga
Selanjutnya, peserta dinilai berdasarkan tujuh indikator penilaian sebelum diperingkat hingga terpilih 24 peserta putra dan 24 peserta putri terbaik.
“Dari hasil seleksi, kita sudah mendapatkan 48 peserta terbaik yang nantinya akan dipersiapkan lebih lanjut melalui training center,” katanya.
Jamnas XII 2026 sendiri dijadwalkan berlangsung pada 13 Agustus 2026 di Bumi Perkemahan Cibubur, bertepatan dengan peringatan Hari Pramuka pada 14 Agustus.
Dalam kesempatan itu, Budi juga menegaskan bahwa kontingen Tangsel mengusung tema pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), dengan fokus pada isu ketahanan pangan dan pengelolaan lingkungan.