info-tangsel

Jalan Baru Diaspal Dibongkar, Proyek Pipa Air Bersih PITS Putuskan Listrik 21 Gardu

Sabtu, 28 Februari 2026 | 10:56 WIB
Akibat aktivitas galian di sepadan jalan

Ciputat - Proyek pekerjaan instalasi pipa air bersih yang dilaksanakan oleh Perseroda PITS di Jalan Merpati Raya menuai sorotan publik.

Pasalnya, pekerjaan galian pipa tersebut dilakukan di badan jalan yang baru selesai diaspal dan masih dalam masa tenggang enam bulan, serta diduga tanpa koordinasi optimal dengan dinas terkait.

Akibat aktivitas galian di sepadan jalan tersebut, jaringan listrik milik PLN mengalami gangguan serius. 

Dampaknya, sebanyak 21 gardu terdampak dan menyebabkan aliran listrik di sejumlah wilayah sekitar terputus.

Baca Juga: Galian Pipa Air Rusak Aspal Baru, DPRD Tangsel Tegur Keras Perseroda PITS

Gangguan listrik terjadi di sekitar lokasi pekerjaan, tepatnya di depan Perumahan Citra Garden Bintaro. Sejumlah warga dan pengguna jalan mengaku terdampak akibat pemadaman yang terjadi secara tiba-tiba.

“Saat itu listrik tiba-tiba padam tanpa pemberitahuan. Kami kaget karena sedang bekerja dari rumah,” ujar Rudi (37), salah satu warga sekitar.

Petugas PLN yang ditemui di lapangan menjelaskan bahwa kabel jaringan listrik terdampak aktivitas galian proyek instalasi pipa air bersih tersebut.

“Saat ini masih dalam proses perbaikan. Tim teknis sedang melakukan penelusuran dan penyambungan kembali jaringan yang terdampak. Ada 21 gardu yang terkena dampak,” ujar salah satu petugas PLN di lokasi.

Baca Juga: Wagub Dimyati: Ramadan Jadi Bulan Kepedulian Sosial

Lalu Lintas Tersendat

Selain gangguan listrik, proyek instalasi pipa air bersih di Jalan Merpati Raya juga menyebabkan arus lalu lintas tersendat. Badan jalan yang sebagian tertutup galian membuat kendaraan harus bergantian melintas, terutama pada jam sibuk pagi dan sore hari.

Pantauan di lokasi menunjukkan minimnya rambu peringatan serta pengaturan lalu lintas. Kondisi ini dinilai berpotensi membahayakan pengguna jalan.

“Jalan ini baru saja diaspal, belum lama bagus, sekarang sudah dibongkar lagi. Selain macet, juga rawan kecelakaan karena tidak ada petugas yang mengatur,” kata Siti (42), warga yang kerap melintas di kawasan tersebut.

Halaman:

Tags

Terkini