Keluhan serupa disampaikan Andi (29), pengendara ojek online. “Kalau memang mau ada proyek, harusnya koordinasi dulu. Jangan sampai merusak jalan baru dan malah bikin listrik mati. Kami yang cari nafkah jadi terganggu.”
Baca Juga: SMSI Tangsel Bagikan 75 Takjil untuk Ojol, Rajut Kekompakan di Bulan Penuh Berkah
Sejumlah pihak menilai pelaksanaan proyek belum memperhitungkan secara matang aspek keselamatan kerja, dampak terhadap infrastruktur eksisting, serta koordinasi lintas instansi.
Apalagi, pembongkaran dilakukan pada jalan yang masih dalam masa pemeliharaan.
Masyarakat mendesak agar Perseroda PITS bersama kontraktor pelaksana bersikap kooperatif dan bertanggung jawab penuh atas dampak yang ditimbulkan, termasuk percepatan perbaikan jaringan listrik serta normalisasi lalu lintas.
Warga berharap ke depan setiap proyek utilitas publik, termasuk instalasi pipa air bersih, dilakukan dengan koordinasi lintas instansi yang lebih ketat agar tidak merugikan masyarakat dan merusak infrastruktur yang baru selesai dibangun.
(***)
Artikel Terkait
Kelompok Pegiat Anti Korupsi Endus Aroma Pelanggaran Hukum Pada Proses Lahan Kompensasi PT BSI, Satgas PKH Diminta Turun Tangan
Sopir Asal Surabaya yang Sempat Viral usai Ugal-ugalan di Gunung Sahari Jakpus Kini Ngaku Panik Gegara Takut Ditilang
Update Kasus Pembacokan Mahasiswi di Kampus UIN Suska Riau, dari Motif Pembacokan hingga Ancaman 12 Tahun Bui
Beredar Video Truk Bermuatan Susu Menghantam 3 Rumah Warga di Magelang, Lewati Medan Jalan yang Berliku
Viral Dugaan Pelecehan di KRL Jakarta Kota-Bogor, Korban Sebut Pelaku Terang-terangan Akui Perbuatannya