info-tangsel

Pondok Aren Pelopori Teba Sampah Organik, Olah Sampah dari Hulu

Selasa, 13 Januari 2026 | 12:19 WIB
Camat Pondok Aren, H. Hendra, SH., M.Si, mengatakan kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut instruksi Wali Kota Tangerang Selatan

Pondok Aren, bidiktangsel.com — Kecamatan Pondok Aren menjadi kecamatan pertama di Kota Tangerang Selatan yang memulai pengolahan sampah melalui sistem Teba Sampah Organik. 

Program ini dilaksanakan serentak di 11 kelurahan se-Kecamatan Pondok Aren, Selasa (13/1/2026), sebagai bagian dari upaya penanganan darurat sampah dari hulu.

Camat Pondok Aren, H. Hendra, SH., M.Si, mengatakan kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut instruksi Wali Kota Tangerang Selatan yang disampaikan melalui Wakil Wali Kota, untuk mempercepat penyelesaian persoalan sampah dengan pendekatan berbasis wilayah.

Baca Juga: Dekranasda–UMKM Pondok Aren Kolaborasi Warga Bangun Teba Sampah Organik

“Hari ini kami serentak di Kecamatan Pondok Aren dan 11 kelurahan melaksanakan pengolahan sampah dari hulu. Ujung tombaknya ada di kecamatan dan kelurahan, sehingga kami memberi contoh langsung dengan membuat teba sampah organik dan biopori komposter,” ujar Hendra saat wawancara doorstop di lokasi kegiatan.

Menurutnya, pengolahan sampah tidak harus selalu berakhir di Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Melalui sistem teba dan komposter, sampah organik dapat dikelola sejak dari rumah tangga, kantor, hingga lingkungan RW.

“Kami terus mengedukasi masyarakat agar memilah sampah dari rumah. Sampah organik bisa dikelola, sementara sampah lainnya dapat disalurkan melalui bank sampah di tingkat RW. Saat ini sedang kami galakkan agar setiap RW memiliki bank sampah yang dikelola oleh ketua RW,” jelasnya.

Baca Juga: Gotong Royong Warga Pondok Aren Bangun Teba Sampah Organik

Hendra menambahkan, Pemerintah Kecamatan Pondok Aren bersama kelurahan, unsur masyarakat, serta Dekranasda juga mulai membudayakan kegiatan yang minim sampah, termasuk penggunaan bahan ramah lingkungan dalam setiap aktivitas pemerintahan.

“Melalui kerja bakti hari ini, kami ingin membudayakan pemilahan sampah di kantor-kantor pemerintahan. Harapannya, gerakan ini bisa diikuti oleh seluruh masyarakat Pondok Aren,” katanya. Ia mengakui persoalan sampah merupakan masalah klasik yang dihadapi hampir seluruh daerah. 

Namun, menurutnya, solusi tidak akan tercapai tanpa keterlibatan aktif masyarakat.

“Masalah sampah tidak akan selesai kalau hanya saling menyalahkan. Sampah ini tanggung jawab kita bersama. Masih kami temukan warga membuang sampah di trotoar dan pinggir jalan. Ini bukan baru sekarang, tapi sudah lama,” tegasnya.

Baca Juga: Royong Warga, Pondok Aren Bentuk Teba Sampah Organik

Ke depan, Pemerintah Kecamatan Pondok Aren juga mendorong penguatan TPS 3R di setiap kelurahan sebagai bagian dari sistem pengelolaan sampah terpadu. 

Halaman:

Tags

Terkini