Gotong Royong Warga Pondok Aren Bangun Teba Sampah Organik

photo author
Radi Iswan, Bidik Tangsel
- Selasa, 13 Januari 2026 | 10:16 WIB
Bersama Camat Pondok Aren, warga dari 11 kelurahan bergotong royong membuat Teba Sampah Organik
Bersama Camat Pondok Aren, warga dari 11 kelurahan bergotong royong membuat Teba Sampah Organik

Pondok Aren, bidiktangsel.com - Kreativitas warga Kecamatan Pondok Aren dalam mengatasi persoalan sampah patut diapresiasi.

Bersama Camat Pondok Aren, warga dari 11 kelurahan bergotong royong membuat Teba Sampah Organik, Selasa (13/1/2026).

Kegiatan yang digelar oleh Kecamatan Pondok Aren ini melibatkan partisipasi aktif masyarakat sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan sekaligus upaya konkret mengurangi volume sampah rumah tangga. 

Baca Juga: Royong Warga, Pondok Aren Bentuk Teba Sampah Organik

Camat Pondok Aren, H. Hendra, SH., M.Si, turut hadir dan terlibat langsung bersama warga dalam proses pembuatan Teba Sampah Organik.

Teba Sampah Organik atau dikenal juga sebagai Teba Modern merupakan sistem inovatif pengolahan sampah organik di tingkat rumah tangga. 

Bentuknya menyerupai lubang sumur dengan kedalaman sekitar dua meter, diperkuat beton dan ditutup rapat, yang berfungsi sebagai komposter alami untuk mengurai sampah dapur seperti sisa makanan dan daun kering menjadi pupuk kompos.

Selain menghasilkan kompos yang menyuburkan tanah, Teba Sampah Organik dinilai efektif mengurangi ketergantungan pembuangan sampah ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) serta membantu mencegah genangan air di lingkungan permukiman.

Baca Juga: Dukung Asta Cita Presiden, Gubernur Banten Andra Soni Mulai Pembangunan Sekolah Rakyat di Banten

Camat Pondok Aren, Hendra, mengatakan kegiatan ini merupakan respons atas meningkatnya persoalan sampah di Kota Tangerang Selatan. 

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat menjadi kunci utama penanganan sampah dari sumbernya.

“Untuk mengatasi permasalahan sampah yang saat ini cukup marak di Kota Tangerang Selatan, kami berinisiatif bergotong royong membantu pemerintah kota. Kami mengajak warga untuk mengurangi sampah dengan membuat biopori dan Teba Sampah Organik,” ujar Hendra saat dikonfirmasi.

Baca Juga: Sekjen Yayasan HSD Diduga Terlibat Jual Beli Titik Dapur BGN, Pengurus Buka Fakta Pendaftaran Tertutup

Ia menambahkan, program serupa akan diterapkan secara bertahap di seluruh kelurahan di wilayah Pondok Aren sebagai bagian dari gerakan pengelolaan sampah berbasis masyarakat.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Radi Iswan

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X