Seleksi Armada Ketat, Kendaraan Tak Layak Langsung Dihentikan
Desna menambahkan, pihaknya kini tengah melakukan penyortiran terhadap seluruh armada yang beroperasi. Truk yang ditemukan tak layak pakai akan langsung dihentikan penggunaannya.
“Dengan kondisi armada yang terbatas, kami pastikan yang beroperasi harus benar-benar layak. Minimal tidak ada bagian amrol yang bolong sehingga tidak mengganggu masyarakat,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi masyarakat yang aktif memberi laporan mengenai truk yang sudah tidak layak pakai namun masih beroperasi. Informasi tersebut menjadi bahan evaluasi DLH dalam peningkatan layanan.
Baca Juga: Menata Ulang Keadilan Ekonomi Media di Era Platform Digital
Dorong Partisipasi Publik: Mulai dari Pilah Sampah di Rumah
Selain peremajaan armada, DLH Tangsel juga mengajak masyarakat berperan aktif mengurangi timbulan sampah dari sumbernya.
“Kami mengajak masyarakat membiasakan diri memilah sampah dari rumah. Partisipasi publik penting untuk mewujudkan pengelolaan sampah yang berkelanjutan,” harap Desna.
Dengan hadirnya armada baru berteknologi penampung lindi, Pemkot Tangsel menargetkan peningkatan signifikan pada kualitas layanan kebersihan, sekaligus memperkuat komitmen kota menuju pengelolaan lingkungan yang lebih modern, sehat, dan berkelanjutan.
(***)