info-tangsel

Keterangan Berbeda Soal Kasus Bullying Siswa di Tangsel, Kuasa Hukum Bantah Isu Riwayat Penyakit Korban

Senin, 17 November 2025 | 08:28 WIB
Menyoroti kisah tragis korban yang meninggal dunia setelah diduga alami perundungan di SMPN 19 Tangerang Selatan. (Instagram.com/@vocazine)

Serpong, bidiktangsel.com – Polemik kasus dugaan perundungan siswa di Kota Tangerang Selatan kembali mencuat setelah munculnya perbedaan keterangan mengenai kondisi kesehatan korban. 

Kuasa hukum keluarga, Alvian Adji Nugroho, membantah tegas isu yang menyebut korban memiliki riwayat penyakit serius sebelum insiden terjadi.

Alvian menegaskan, informasi yang beredar terkait riwayat penyakit korban tidak sesuai dengan fakta yang ia terima dari keluarga.

Baca Juga: Cerita Keluarga Korban yang Diduga Alami Perundungan di SMPN 19 Tangsel, Sebut KPAI Bakal Sanksi ke Pelaku

“Dari kecil, dari lahir, almarhum tidak pernah dirawat di rumah sakit untuk diagnosa penyakit serius. Itu bisa ditanya langsung ke rumah sakit. Bukan kami yang berwenang menyampaikan hasil medis, tapi yang jelas keluarga membantah adanya riwayat penyakit tersebut,” jelasnya.

Ia juga meminta agar pihak-pihak tertentu tidak membentuk opini yang dapat mengaburkan pokok persoalan.

“Jangan sampai muncul narasi yang tidak ada dasarnya. Bisa-bisa ini malah menyesatkan publik,” kata Alvian.

Baca Juga: Buntut Dugaan Siswa Alami Perundungan hingga Wafat di Tangsel, Picu Desakan Sekolah Punya Tim Pencegah Kekerasan

Belum Ada Penetapan Tersangka

Terkait perkembangan penyidikan, Alvian memastikan hingga kini belum ada penetapan tersangka.

“Mas, soal kejadian ini apakah polisi sudah menetapkan tersangka? Belum. Sampai saat ini semuanya masih dalam proses. Keterangan keluarga korban pun belum dimintai secara lengkap oleh penyidik,” ujarnya.

Keluarga: Tidak Ada Kunjungan Pemerintah ke Rumah Sakit

Alvian juga mengungkapkan bahwa selama korban dirawat intensif di rumah sakit, keluarga tidak pernah menerima kunjungan dari pihak Pemerintah Kota Tangerang Selatan.

“Sampai saat ini kami belum menemukan adanya kunjungan dari pihak Pemkot. Kalau kemarin memang sempat ada komunikasi, tapi bukan bentuk kunjungan resmi,” ungkapnya.

Halaman:

Tags

Terkini