info-tangsel

SMAN 2 Tangsel Klarifikasi Soal Dugaan Jalur Khusus: Bantah Tambahan Rombel, Tapi Tidak Bisa Buktikan

Senin, 28 Juli 2025 | 20:29 WIB
Gedung SMAN 2 Kota Tangerang Selatan

Serpong, bidiktangsel.com – Pihak SMAN 2 Kota Tangerang Selatan akhirnya memberikan klarifikasi atas pemberitaan yang ramai terkait dugaan adanya praktik penerimaan siswa melalui jalur khusus dan penambahan rombongan belajar (rombel) di luar kuota resmi.

Dalam pertemuan terbatas yang berlangsung di ruang guru SMAN 2 Tangsel, hadir Ketua Panitia Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2025, Iqbal, Humas sekolah Yeti, dan Kepala Sekolah Abu Yazid. 

Ketiganya menyampaikan penjelasan kepada awak media, namun diskusi berlangsung tergesa-gesa dan minim data pendukung.

Baca Juga: Oknum SMAN 2 Tangsel Diduga Tawarkan Jalur Masuk Rp40 Juta Usai Siswa Gagal SPMB

Klarifikasi Tiga Isu Utama

Iqbal mengakui adanya tiga isu yang mencuat di masyarakat: penambahan rombel, jalur khusus pasca-MPLS, dan kelebihan jumlah siswa dalam satu kelas.

"Terkait isu rombel, kami tegaskan bahwa jumlah rombel di SMAN 2 Tangsel masih tetap 11. Tidak ada penambahan. Isu dari 10 menjadi 11 itu tidak benar, karena dari awal kami memang mengajukan 11 rombel dan itu belum berubah," ujarnya, Senin (28/7-2025).

Namun, ketika ditanya soal data tertulis atau dokumen resmi dari Dinas Pendidikan, Iqbal tidak dapat menunjukkannya. 

Baca Juga: Mafia Migas Cengkeram Pertamina Sejak 1965: Dari Ibnu Sutowo ke Riza Chalid, Negeri Ini Masih Tak Berdaya

Bahkan, ketika ditunjukkan bukti adanya tambahan siswa pada hari Jumat sebelumnya, pihak sekolah merespons dengan jawaban tidak meyakinkan.

"Itu info dari sini juga, ya... tidak ada penambahan," kilahnya sambil merujuk pada sumber internal tanpa menyebut nama.

Bantahan Jalur Khusus Tanpa Penjelasan Teknis

Mengenai dugaan penerimaan siswa baru melalui jalur khusus usai Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), Iqbal menepisnya.

 

Halaman:

Tags

Terkini