Baca Juga: Jum’at Berkah, BMM Bagikan Ribuan Paket Makanan Untuk Dhuafa
"Setelah MPLS, kami tidak menerima lagi. Siapa pun yang disebut masuk lewat jalur khusus itu tidak benar," katanya.
Namun, lagi-lagi pernyataan itu tidak disertai data konkret seperti daftar nama siswa dan jalur resmi penerimaannya.
Di tengah klarifikasi tersebut, muncul pernyataan dari seorang warga yang menyebut masih ada siswa baru masuk pada hari Sabtu setelah MPLS.
“Hari Kamis ada 12 siswa, Sabtu kemarin ada 8 siswa baru, saya dapat info dari sini,” tulis salah satu orang tua murid melalui WhatApps.
Baca Juga: Misteri Drum Maut di Sungai Cisadane: Mayat Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan Membusuk
Menanggapi hal itu, Iqbal tidak membantah secara tegas, namun juga tidak memberikan bukti yang menguatkan.
“Kalau bicara tanpa data, ya tidak apa-apa. Tidak usah dimediasi kan juga tidak masalah. Tapi ini klarifikasi kami." ucapnya.
Klarifikasi Jumlah Siswa per Kelas
Dalam isu lain, pihak sekolah juga membantah kabar bahwa satu kelas diisi hingga 40 siswa.
Iqbal menjelaskan bahwa sesuai regulasi Gubernur Banten, maksimal siswa dalam satu rombel adalah 36 orang.
"Kalau ada info satu kelas diisi 40, itu tidak benar. Kami sesuai aturan maksimal 36 siswa," ujarnya.
Namun, di lapangan, ditemukan adanya laporan dari orang tua murid yang mengklaim anaknya masuk dalam kelas dengan jumlah lebih dari 36 siswa. Sayangnya, tidak ada tindak lanjut dari sekolah atas laporan tersebut.
Artikel Terkait
UPTD PPA Tangsel Ungkap Fakta Mengerikan: Kekerasan Banyak Terjadi di Rumah, Sekolah, hingga Ruang Publik
Tangsel Bergerak Cepat! Jalan Lingkar Selatan Setu Diperbaiki Demi Kenyamanan Warga
Pemkot Tangsel Bedah Jalan Griya Loka Raya Sepanjang 4,2 Km, Dibeton K-350 Tahan 30 Tahun!
Tangsel Kirim 500 Ton Sampah ke Pandeglang Tiap Hari! Kerja Sama Bersejarah Resmi Dimulai
Korpri Run 2025 di Anyer Sukses Besar! Bupati Serang: Hunian Hotel Naik, Ekonomi Warga Meningkat!