Baca Juga: Tangis Balita Jadi Akhir Tragis: Ayah Kandung Tega Aniaya Hingga Tewas di Ciputat Tangsel
Minim Bukti, Klarifikasi Dinilai Tidak Transparan
Meski telah menyampaikan klarifikasi, namun pertemuan ini justru memunculkan keraguan.
Selain dilakukan secara tergesa, pihak sekolah tidak membuka akses terhadap dokumen resmi atau bukti konkret untuk mendukung pernyataan mereka.
Transparansi dan akuntabilitas menjadi sorotan utama dalam kasus ini. Klarifikasi tanpa data bukanlah penyelesaian.
Dalam era digital dan keterbukaan informasi, masyarakat menuntut bukti nyata, bukan sekadar bantahan lisan.
(***)
Artikel Terkait
UPTD PPA Tangsel Ungkap Fakta Mengerikan: Kekerasan Banyak Terjadi di Rumah, Sekolah, hingga Ruang Publik
Tangsel Bergerak Cepat! Jalan Lingkar Selatan Setu Diperbaiki Demi Kenyamanan Warga
Pemkot Tangsel Bedah Jalan Griya Loka Raya Sepanjang 4,2 Km, Dibeton K-350 Tahan 30 Tahun!
Tangsel Kirim 500 Ton Sampah ke Pandeglang Tiap Hari! Kerja Sama Bersejarah Resmi Dimulai
Korpri Run 2025 di Anyer Sukses Besar! Bupati Serang: Hunian Hotel Naik, Ekonomi Warga Meningkat!