info-tangsel

Dampak Efisiensi Anggaran Publikasi: Nasib Media Lokal di Tengah Tekanan Kebijakan

Jumat, 20 Juni 2025 | 17:22 WIB

Bidiktangsel.com, Tangerang Selatan — Kebijakan efisiensi anggaran publikasi yang diberlakukan pemerintah berdampak signifikan terhadap keberlangsungan media lokal, terutama yang bergantung pada pendanaan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). 

Isu ini menjadi sorotan utama dalam Forum Group Discussion (FGD) yang digelar oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Tangerang Selatan, Jumat (20/6/2025), di Gedung Layanan Informasi Kota Tangsel, Serpong.

Baca Juga: Perkuat Daya Saing Indonesia, APINDO dan IASE Luncurkan Pelatihan Bersertifikat Australia

Dengan mengangkat tema "Dampak Efisiensi Anggaran Publikasi terhadap Perusahaan Media", diskusi tersebut menghadirkan sejumlah narasumber dari unsur legislatif, eksekutif, dan pelaku media lokal. 

Hadir antara lain Sekretaris Bappelitbangda Kota Tangsel Buana Mahardika, Anggota DPRD Kota Tangsel Ledy MP Butar Butar, serta Direktur Utama Tangerang Online Abi Jumaedi.

Kebijakan Efisiensi dan Dilema Media Lokal

Ketua PWI Tangsel, Eko Nursanto, menjelaskan bahwa FGD ini digelar sebagai bentuk respons terhadap keresahan pelaku media lokal atas kebijakan efisiensi yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Tangsel. 

Baca Juga: Uji Coba Sistem Barcode Persyaratan PBG, DCKTR Tangsel Dorong Layanan Perizinan Bangunan Lebih Transparan dan Efisien

Ia menyebut, banyak perusahaan pers lokal yang terdampak langsung oleh pengurangan anggaran publikasi.

“Kami ingin memahami secara objektif alasan di balik efisiensi ini, karena dampaknya sangat nyata terhadap media lokal yang selama ini menjadi mitra strategis pemerintah,” ujar Eko dalam pembukaan diskusi.

Eko juga menyoroti bahwa banyak perusahaan media di Tangsel yang keberadaannya sangat bergantung pada kerja sama informasi dan publikasi dengan pemerintah daerah. 

Baca Juga: Publik Curiga Kejati Banten “Masuk Angin”, Lambannya Penanganan Dugaan Korupsi Sampah di DLHK Tangsel

Oleh karena itu, kebijakan pemangkasan anggaran ini dinilai berisiko menurunkan produktivitas dan bahkan mengancam kelangsungan hidup sejumlah media kecil.

 

Halaman:

Tags

Terkini