info-tangsel

Publik Curiga Kejati Banten “Masuk Angin”, Lambannya Penanganan Dugaan Korupsi Sampah di DLHK Tangsel

Kamis, 19 Juni 2025 | 15:02 WIB
Keterlambatan proses hukum dalam kasus yang menyangkut anggaran miliaran rupiah itu menimbulkan kecurigaan publik

Baca Juga: Anggaran Rp4 Triliun Lebih: Ke Mana Sebenarnya Arah Pembangunan Kota Tangerang Selatan?

Desakan Transparansi dan Penindakan Hukum Tanpa Pandang Bulu

Isu dugaan korupsi ini tak hanya menyentuh oknum di DLHK Tangsel, namun juga merembet ke pejabat tinggi di lingkungan Pemerintah Kota Tangsel. 

Rumor yang beredar menyebut adanya aliran dana ke Wakil Wali Kota dan Sekretaris Daerah (Sekda).

Adib menegaskan bahwa dua nama tersebut harus diperiksa secara hukum guna menghindari spekulasi liar di masyarakat.

“Kalau memang tidak terlibat, mereka pasti bersih. Tapi kalau ada dugaan keterlibatan, harus ditindak secara hukum tanpa pandang bulu,” katanya.

Baca Juga: Meleduk Dahsyat Gunung Lewotobi Laki Laki, Warga Diminta Waspada Lahar dan Abu

Ia juga menekankan bahwa Kejati Banten memiliki sumber daya dan wewenang penuh untuk membongkar kasus ini secara menyeluruh. 

Namun jika tidak ada perkembangan signifikan, wajar bila masyarakat menganggap bahwa penanganan perkara ini mengalami “masuk angin”.

Pentingnya Mengembalikan Kepercayaan Publik

Lebih lanjut, Adib menyoroti pentingnya Kejati Banten bersikap proaktif dalam menyikapi rumor dan keluhan publik. 

Baca Juga: Danantara Gandeng Chandra Asri dan INA Bangun Pabrik Kimia Senilai Rp13 Triliun, Perkuat Ketahanan Industri Nasional

Penegakan hukum yang adil dan transparan tak hanya akan membongkar kejahatan korupsi, tapi juga memulihkan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga penegak hukum.

“Keadilan itu bisa diuji dari siapa yang berani diperiksa. Jangan sampai kesannya hanya kepala dinas yang jadi korban, dipasang badan sendirian, sementara ada aktor lain yang dibiarkan lolos,” ujarnya.

Kasus dugaan korupsi pengelolaan sampah di DLHK Tangsel adalah ujian serius bagi integritas penegakan hukum di Banten.

Halaman:

Tags

Terkini