Kadin Tangsel Rebranding, Soroti Rumitnya Perizinan di Hadapan Pilar Saga Ichsan

photo author
Radi Iswan, Bidik Tangsel
- Kamis, 28 Mei 2026 | 22:21 WIB
Wakil Ketua Bidang Potensi Daerah Kadin Tangsel, Istijar Nusantara, menyampaikan bahwa kepengurusan Kadin saat ini hadir dengan semangat baru
Wakil Ketua Bidang Potensi Daerah Kadin Tangsel, Istijar Nusantara, menyampaikan bahwa kepengurusan Kadin saat ini hadir dengan semangat baru

Ciputat, bidiktangsel. com – Audiensi dan silaturahmi jajaran Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Tangerang Selatan bersama Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Pilar Saga Ichsan, berlangsung di Ruang Anggrek Lantai 1 Puspemkot Tangsel, Selasa (26/5/2026).

Pertemuan tersebut menjadi momentum bagi kepengurusan baru Kadin Tangsel untuk memperkenalkan arah organisasi yang diklaim tengah melakukan rebranding sekaligus memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kota Tangerang Selatan dalam mendorong investasi dan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Dalam audiensi itu, Wakil Ketua Bidang Potensi Daerah Kadin Tangsel, Istijar Nusantara, menyampaikan bahwa kepengurusan Kadin saat ini hadir dengan semangat baru yang berbeda dari periode sebelumnya.

Baca Juga: Audiensi dengan Pilar Saga Ichsan, Kadin Tangsel Dorong KTA Punya Nilai Tambah

“Ya saya hormati Pak Wakil Wali Kota, abang kita Pak Ichsan, Pak Ketua Kadin Marhadi. Jujur ya Pak Wakil, sejak periode ini saya baru kali ini masuk ke ruangan Pak Wakil,” ujar Istijar dalam sambutannya.

Ia mengatakan, Kadin Tangsel kini tengah melakukan pembenahan internal sekaligus perubahan paradigma organisasi agar lebih adaptif terhadap kebutuhan dunia usaha dan investasi.

“Yang pertama memang Kadin ini rebranding. Kita sudah beberapa kali ganti ketua dan hasilnya tidak berjalan. Kepengurusan sekarang ini memang anak-anak muda dengan semangat muda,” katanya.

Menurutnya, Kadin Tangsel saat ini tidak lagi ingin dipandang hanya berfokus pada distribusi proyek maupun paket-paket APBD, melainkan berorientasi pada pengembangan ekonomi daerah dan peningkatan PAD melalui sektor usaha dan investasi.

Baca Juga: Marhadi: Pengusaha Lokal Jangan Jadi Penonton di Tengah Investasi Besar Tangsel

“Mohon jangan disamakan dengan pengurus Kadin yang lama. Kadin sekarang fokus membantu peningkatan PAD. Kalau kita lihat datanya, perputaran uang di Tangsel itu sebenarnya cukup besar. Ada yang menyebut mencapai Rp70 triliun sampai Rp90 triliun, sementara investasi yang masuk baru sekitar Rp9 triliun,” ungkapnya.Ia menilai masih banyak potensi ekonomi yang belum tergarap optimal di Kota Tangerang Selatan.

Dalam kesempatan itu, Istijar juga menyoroti persoalan perizinan usaha yang dinilai masih menjadi hambatan utama bagi investor, khususnya pelaku usaha dari luar daerah maupun investor asing.

“Kalau kita bicara swasta, kelemahan di Tangsel itu perizinan. Memang secara sistem online, tapi praktiknya online-online saja. Mau tidak mau itu harus kita akui,” tegasnya.

Ia mengaku telah hampir 10 tahun menjalankan usaha di Tangerang Selatan dan masih menemukan berbagai kendala birokrasi dalam pengurusan izin usaha.

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Radi Iswan

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X