Tangerang Selatan — Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melalui Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (DCKTR) berencana merevitalisasi dan membangun 20 gedung sarana pendidikan pada tahun anggaran 2025.
Langkah ini merupakan bagian dari strategi peningkatan kualitas pendidikan yang menyeluruh, dengan nilai pagu anggaran mencapai sekitar Rp184 miliar.
Baca Juga: Gerebek Posyandu di Kecamatan Jambe, Langkah Konkret Cegah Stunting dari Hulu
Kepala DCKTR Kota Tangsel, Ade Suprizal, menjelaskan bahwa dari total 20 gedung yang akan dikerjakan, sembilan di antaranya merupakan sekolah menengah pertama (SMP), sembilan lainnya sekolah dasar (SD), dan dua sisanya adalah taman kanak-kanak (TK).
Proyek ini akan dimulai pada Juni 2025 dan ditargetkan rampung pada Desember tahun yang sama.
Menurut Ade, pemilihan sekolah yang masuk dalam program pembangunan tahun depan telah melalui kajian mendalam, dengan mempertimbangkan dua indikator utama yaitu kebutuhan ruang belajar atau rombongan belajar (rombel), serta kondisi fisik bangunan yang mengalami kerusakan sedang hingga berat.
Baca Juga: Wabup Intan Nurul Hikmah Resmi Buka FLS2N dan O2SN Tingkat SD-SMP di Kabupaten Tangerang
“Ya ini semua bukan hanya soal membangun gedung baru dan revitalisasi saja ya, tapi kita berupaya memastikan sekolah-sekolah di Tangsel ini punya sarana yang lengkap untuk mendukung proses belajar yang nyaman dan inklusif,” ujar Ade Suprizal.
Proyek revitalisasi ini tidak hanya fokus pada pembangunan gedung utama, tetapi juga memperhatikan kelengkapan sarana penunjang lainnya.
Setiap sekolah yang dibangun atau diperbaiki akan dilengkapi dengan perpustakaan, laboratorium, musala, lapangan olahraga, hingga toilet yang ramah disabilitas.
Baca Juga: Apel Pagi Pemkab Tangerang: Sekda Tekankan Produktivitas dan Inovasi ASN
Langkah ini sejalan dengan visi pemerintah daerah untuk menciptakan lingkungan belajar yang sehat, aman, dan ramah bagi seluruh peserta didik tanpa terkecuali.
Daftar Sekolah yang Akan Dibangun atau Direvitalisasi