Kabupaten Tangerang – Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2025, Pemerintah Kabupaten Tangerang menggelar Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) dan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah, di Gedung Serba Guna (GSG) Tigaraksa, Senin (5/5/2025).
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Intan menekankan pentingnya kolaborasi seluruh elemen masyarakat dalam menciptakan pendidikan yang berkualitas.
Ia menyebut tema Hardiknas tahun ini menjadi pengingat bahwa keberhasilan pendidikan tidak bisa berdiri sendiri, melainkan harus didukung oleh kerja sama lintas sektor.
Baca Juga: Apel Pagi Pemkab Tangerang: Sekda Tekankan Produktivitas dan Inovasi ASN
"Tema ini mengingatkan kita semua bahwa untuk mewujudkan pendidikan yang berkualitas, dibutuhkan keterlibatan dan kolaborasi semua unsur, baik pemerintah, para orang tua, guru, masyarakat, maupun dunia usaha yang merupakan bagian dari semesta pendidikan," ujar Wabup Intan.
FLS2N dan O2SN merupakan ajang tahunan yang bertujuan mengembangkan potensi akademik dan non-akademik peserta didik.
Di tingkat Kabupaten Tangerang, ratusan siswa SD dan SMP turut ambil bagian dalam berbagai cabang lomba yang mencakup seni tari, musik, puisi, serta olahraga seperti atletik, renang, dan bulutangkis.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang, Dadan Gandana dalam keterangannya, menyebut bahwa kegiatan ini menjadi sarana penting untuk mengasah kreativitas, sportivitas, dan semangat kompetisi yang sehat bagi para siswa.
“Melalui FLS2N dan O2SN, kita dorong siswa untuk tak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter, rasa percaya diri, dan jiwa kompetitif yang positif,” katanya.
Lebih jauh, Intan Nurul Hikmah menyoroti bahwa kegiatan seperti ini sejalan dengan misi pendidikan nasional untuk membentuk generasi muda yang unggul secara holistik.
Tak hanya prestasi akademik, tetapi juga pembentukan karakter melalui seni dan olahraga menjadi bagian penting dalam pembelajaran.
“Pendidikan tidak hanya bicara soal nilai akademik. Kita juga harus mendorong aspek afektif dan psikomotorik siswa. Seni dan olahraga adalah sarana efektif membentuk empati, disiplin, dan kerja sama tim,” tutur Intan.
Artikel Terkait
Golkar Banten Solid! Andika Hazrumy Resmi Pimpin DPD Lewat Musda Ke IV
Kebebasan Pers di Titik Kritis: PWI Serukan Negara Hadir Aktif Pulihkan Ekosistem Media
Maarten Paes Sesali Kartu Kuning karena Ulur Waktu, Absen Lawan China di Kualifikasi Piala Dunia 2026
Maarten Paes Buka Rahasia Taktik China Jelang Duel Penentu Kualifikasi Piala Dunia 2026
Seba Baduy di Pandeglang, Pesan Luhur Pelestarian Alam dari Masyarakat Adat