Selain itu, mahasiswa menuntut agar ASN yang terbukti terlibat dalam korupsi DLH dihukum seberat-beratnya sesuai hukum yang berlaku.
Mereka juga mengimbau agar seluruh OPD di Tangsel menjadikan kasus DLH sebagai pelajaran penting dalam membangun pemerintahan yang bersih dan berintegritas.
Refleksi 100 Hari Kerja Benyamin-Pilar
Aksi ini juga disebut sebagai momentum refleksi 100 hari kerja Wali Kota dan Wakil Wali Kota di periode kedua.
Baca Juga: Gubernur Banten Andra Soni Tegaskan Komitmen Penataan Ruang Terpadu Demi Mitigasi Banjir
Mahasiswa menyampaikan bahwa selain isu korupsi, mereka akan terus mengawal berbagai persoalan lain seperti kemacetan, banjir, dan pembangunan infrastruktur yang dinilai masih belum optimal.
“Jika aspirasi ini tidak ditindaklanjuti, kami pastikan akan kembali turun ke jalan dengan isu-isu lainnya yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat Tangsel,” pungkas Agus. (***)