Baca Juga: Gubernur Banten Andra Soni Ajak Seluruh Pihak Bersama Bangun Provinsi Banten
Dengan semakin banyaknya konsumen yang beralih ke platform digital, ASPAQIN mendorong anggotanya untuk memanfaatkan teknologi dalam meningkatkan penjualan dan pelayanan.
Hal ini sejalan dengan tren industri yang semakin mengedepankan efisiensi dan kualitas layanan.
Acara RAKERNAS ke-4 ditutup dengan penyerahan bendera ASPAQIN oleh Ketua Umum Yadi Suherlan kepada perwakilan DPW Provinsi Lampung.
Baca Juga: Tugas Kita Melayani, Bukan Dilayani: Gubernur Banten Ajak ASN Berdedikasi untuk Masyarakat
Bendera ini menjadi simbol penugasan untuk menyelenggarakan ASPAQIN Meet Up 2025 yang akan digelar di Lampung.
“Kami berharap acara ini dapat menjadi momentum untuk memperkuat jaringan dan kolaborasi antar-pengusaha aqiqah di seluruh Indonesia,” tutur Yadi.
RAKERNAS ke-4 ini terlaksana berkat dukungan penuh dari Panitia DPW Banten. Lokasi acara di Hotel Lemo, Gading Serpong, dipilih untuk memberikan kenyamanan bagi seluruh peserta dan memfasilitasi diskusi yang produktif.
Baca Juga: Gubernur Banten Andra Soni Tegaskan Komitmen Antikorupsi untuk Kemajuan Daerah
Dengan adanya RAKERNAS ke-4, ASPAQIN berkomitmen untuk terus mendorong pertumbuhan industri aqiqah di Indonesia.
Melalui sinergi, kolaborasi, dan adaptasi teknologi, diharapkan bisnis jasa aqiqah dapat semakin berkembang dan memberikan kontribusi positif bagi umat Muslim di Tanah Air.
ASPAQIN adalah wadah organisasi bagi para pengusaha aqiqah di Indonesia. Tujuannya adalah meningkatkan sinergi, pengetahuan, dan kualitas layanan dalam industri aqiqah, serta mendukung pertumbuhan bisnis anggotanya melalui berbagai program dan kegiatan.
(***)