- Dapat mendorong pertanggung jawaban entitas dan meningkatkan transparansi lingkungan.
- Dapat membantu entitas dalam menetapkan strategi untuk menanggapi isu lingkungan hidup dalam konteks hubungan entitas dengan masyarakat dan terlebih dengan kelompok-kelompok penggiat (activist) atau penekan (pressure group) terkait isu lingkungan.
- Dapat memberikan citra yang lebih positif sehingga entitas dapat memperoleh dana dari kelompok dan individu, seiring dengan tuntutan etis dari investor yang semakin meningkat.
Dengan perusahaan melaksanakan dan menyusun “Green Accouting” akan berdampak positif terhadap perusahaan itu sendiri. Dampak positifnya dapat meningkatkan citra baik perusahaan, menambah nilai perusahaan sehingga mendapat keunggulan kompetitif yang akan semua itu akan berdampak kepada pendapatan/penghasilan perusahaan yang meningkat.
Apa saja yang menjadi komponen Laporan Green Accounting? Secara umum penyusunan green accouting tidak jauh beda dengan peyusunan laporan keuangan yang biasa, namun ada beberapa akun yang menjadi karakteristik laporan green accouting, yaitu :
Baca Juga: PKM Unpam, Pengenalan Dasar Pengelolaan Keuangan Pada Anak-Anak Di Yayasan Aruna Surya Bestari
- Dalam struktur asset entitas yang melaksanakan aktivitas tanggung jawab sosial dan lingkungan perseroan (TJSLP), CSR, dan green business akan muncul akun-akun baru seperti asset sumber daya alam, investasi sosial dan lingkungan, investasi hijau, atau investasi CSR dibawah kelompok asset tetap.
- Dalam struktur akun liabilitas entitas yang melaksanakan TJSLP, CSR, dan korporasi hijau akun muncul akun-akun baru seperti liabilitas sosial dan liabilitas lingkungan yang bersifat kontinjen.
- Dalam struktur akun-akun ekuitas dari entitas korporasi yang melaksanakan aktivitas CSR yang bersifat sukarela, muncul akun baru yaitu akun donasi CSR, dibawah akun laba rugi periode berjalan. Dalam struktur akun-akun biaya produksi dan biaya operasi entitas yang melaksanakan TJSLP, CSR dan green business akan muncul akun-akun biaya baru seperti biaya sosial dan biaya lingkungan, atau biaya penghijauan perusahaan (greening costs) yang bersifat periodic atau temporer.
Demikian pemapaaran dari saya menyenai laporan green accounting, semoga dapat bermanfaat.
Ditulis oleh : Meylinda Nur Azizah - Universitas Pamulang