Artikel - Pengertian Green Accouting atau kita bisa sebut Akuntansi Lingkungan adalah konsep akuntansi dimana yang di dalamnya menghubungkan atau memasukkan biaya atau anggaran lingkungan dalam aktivitas perusahaan. Dalam green accounting akan diidentifikasi, diukur, disajikan, dan diungkapkan biaya-biaya dan manfaat tidak langsung dari aktivitas perusahaan yang berhubungan dengan lingkungan dan sosial.
Apakah Green Accounting sama dengan Laporan Keuangan yang biasa? Tentu keduanya berbeda, saya akan menjabarkan perbedaan kedua laporan tersebut antara lain:
Laporan Keuangan :
- Laporan keuangan adalah laporan yang dibuat oleh perusahaan untuk memberikan informasi tentang kinerja keuangan perusahaan. Cakupan informasi yang didalamnya seperti pendapatan, biaya, laba, dan arus kas.
- Laporan keuangan ini tidak memasukkan faktor lingkungan dalam pengambilan keputusan ekonomi.
Green Accounting :
- Green accounting atau akuntansi hijau adalah jenis akuntansi yang memasukkan dan menghubungkan faktor biaya lingkungan kedalam kegiatan perusahaan.
- Green accounting memberikan gambaran terhadap upaya menjaga lingkungan dengan menggabungkan manfaat lingkungan dengan biaya dari keputusan ekonomi melalui hasil keuangan perusahaan
Mengapa bisa muncul adanya Green Accounting? Awal mulanya profesi akuntansi pada abad ke-19 berada dalam era imperium dan ekspansi ekonomi tanpa batas. Kemudian pada akhir abad ke-20, mulailah adanya kesadaran akan batasan lingkungan terhadap aktivitas ekonomi dan medorong terciptanya metodologi akuntansi yang digunakan untuk mengukur dampak aktivitas manusia pada sistem dan sumber daya ekologi.
Baca Juga: PKM Unpam, Meningkatkan Kreativitas Dalam Penggunaan Barang Bekas Dilingkungan Rumah Sekitar
Metodologi tersebut disebut sebagai Green Accounting, dan dikategorikan dalam tiga hal:
1) siapa yang bertanggungjawab? (rumah tangga, perusahaan atau pemerintah);
2) periode waktu yang dipertimbangkan (apakah masa lalu, sekarang atau masa depan);
3) bagaimanakah dampak terhadap lingkungan tersebut diukur (apakah secara paralel dengan hasil keuangan, dengan menilainya dalam istilah keuangan, atau dengan cara menghindari ukuran keuangan).
Di Indonesia, konsep Green Accounting sering disebut dengan Environmental Accounting. Green Accounting adalah penggabungan prinsip-prinsip pengelolaan lingkungan dan konservasi alam ke dalam praktek pelaporan akuntansi yang meliputi analisis cost dan benefit.
Baca Juga: PKM Unpam, Membantu Pemula UMKM Dalam Peningkatan Laba Operasional Karang Taruna Beji Depok
Apa tujuan pelaksanaan Green Accouting? Perusahaan-perusahaan mulai banyak yang peduli dengan lingkungan, maka dari itu Green accounting diterapkan oleh berbagai perusahaan untuk menghasilkan penilaian kuantitatif tentang biaya dan dampak perlindungan lingkungan (environmental protection). Tujuan lainnnya yaitu :
Artikel Terkait
PKM Unpam, Membentuk Kreativitas Anak Dalam Pengenalan Warna
PKM Unpam, Pengabdian Mahasiswa Di Taman Bacaan Masyarakat Kolong Fly Over Ciputat
PKM Unpam, Meningkatkan Kreativitas Pada Anak Pasca Pandemi Dengan Memanfaatkan Limbah Di Sekitar
PKM Unpam, Pengenalan Dasar Pajak Penghasilan dan Cara Membuat NPWP Online
PKM Unpam, Nasi Harga Mahasiswa Solusi Praktis Meningkatkan Konsumsi Makanan di Lingkungan Kampus