Gerakan Bumil Sehat Tangsel Digencarkan, Pilar: Ibu Sehat Jadi Investasi Generasi Bebas Stunting

photo author
Radi Iswan, Bidik Tangsel
- Senin, 3 Agustus 2026 | 21:48 WIB
Kampanye dan Penggerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) melalui Gerakan Bumil Sehat, Senin (3/8/2026).
Kampanye dan Penggerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) melalui Gerakan Bumil Sehat, Senin (3/8/2026).

Ciputat, bidiktangsel.com – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melalui Dinas Kesehatan mengintensifkan Kampanye dan Penggerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) melalui Gerakan Bumil Sehat, Senin (3/8/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesehatan ibu hamil sekaligus mempercepat pencegahan stunting sejak masa kehamilan.

Kegiatan yang diikuti sekitar 120 peserta itu terdiri atas ibu hamil, kader kesehatan, serta tenaga kesehatan. Selain edukasi mengenai kehamilan sehat, peserta juga mendapatkan pelayanan pemeriksaan kehamilan menggunakan USG serta konsultasi dengan tenaga medis.

Baca Juga: Gerakan Bumil Sehat Tangsel Digencarkan, Dokter Spesialis Ingatkan Kesehatan Janin Dimulai Sebelum Kehamilan

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan, dr. Allin Hendalin Mahdaniar, MKM, mengatakan kesehatan ibu hamil harus dipersiapkan sejak sebelum kehamilan agar mampu melahirkan generasi yang sehat dan berkualitas.

Menurutnya, kesehatan ibu menjadi investasi jangka panjang bagi pembangunan sumber daya manusia.

"Ibu hamil yang sehat akan melahirkan anak yang sehat. Satu ibu sehat dan satu anak sehat merupakan investasi untuk 20 tahun ke depan," ujar dr. Allin dalam sambutannya.

Ia menjelaskan, keberhasilan menjaga kesehatan ibu hamil tidak hanya bergantung pada tenaga kesehatan, tetapi juga memerlukan partisipasi aktif para ibu selama masa kehamilan.

Baca Juga: Diprotes 2.000 Runner, Panitia Tangsel Fun Walk & Run Minta Maaf Soal Medali Telat

Karena itu, Dinas Kesehatan mengajak seluruh ibu hamil memanfaatkan Buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) sebagai panduan utama dalam menjalani kehamilan hingga anak berusia lima tahun.

"Buku KIA berisi panduan lengkap mengenai pemeriksaan kehamilan, pemberian makanan tambahan, hingga pemantauan tumbuh kembang anak. Ibu harus membaca dan memahaminya agar edukasi dari tenaga kesehatan dapat diterapkan secara optimal," katanya.

Dalam paparannya, dr. Allin mengungkapkan saat ini terdapat 24.701 ibu hamil di Kota Tangerang Selatan.

Dari jumlah tersebut, prevalensi ibu hamil dengan anemia tercatat 3,21 persen, sedangkan ibu hamil dengan Kurang Energi Kronis (KEK) mencapai 4,81 persen.

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Radi Iswan

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X