Program ini mencakup 17 aspek tanggung jawab sosial global, seperti pelestarian lingkungan, energi, hingga pengembangan sumber daya manusia.
“Kita akan dorong adik-adik Pramuka ini untuk ikut kampanye SDGs. Kita jaga lingkungan, iklim, energi, dan SDM bersama-sama,” jelas Rapin.
Kwarcab Tangsel juga membuka peluang kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk korporasi dan perbankan, guna mendukung kegiatan ini.
“Kita ingin stakeholder, termasuk perusahaan, ikut berinvestasi dalam pembinaan generasi muda melalui Pramuka,” tambahnya.
Target 48 Peserta dan Cadangan Kontingen
Untuk Jamnas XII 2026, Tangsel menargetkan pengiriman 48 peserta, terdiri dari putra dan putri. Saat ini, fokus seleksi awal mengerucut pada enam peserta utama, yakni tiga putra dan tiga putri.
Baca Juga: ICCN dan Kementerian Ekonomi Kreatif Dorong Terobosan KUR Berbasis Kekayaan Intelektual
Selain itu, Kwarcab juga menyiapkan sekitar 10 peserta cadangan (buffer) untuk mengantisipasi kebutuhan tambahan dari Kwartir Daerah.
“Kalau ada tambahan kuota dari daerah, kita sudah siap dengan cadangan. Tapi saat ini fokus kita pada komposisi utama,” ungkap Rapin.
Pembinaan Intensif 3 Bulan
Peserta yang lolos seleksi akan menjalani pembinaan intensif selama sekitar tiga bulan, termasuk penguatan karakter dan pencapaian tingkat Pramuka Garuda sebagai syarat utama mengikuti Jamnas.
“Bulan depan pembinaan sudah mulai berjalan. Menjelang Agustus, kita tinggal pematangan teknis,” jelasnya.
Cetak Pemimpin Muda untuk Tangsel
Rapin berharap, keikutsertaan dalam Jamnas XII 2026 tidak hanya menjadi pengalaman seremonial, tetapi mampu melahirkan generasi muda berjejaring luas dan berwawasan global.
Artikel Terkait
Penembokan Rumah di Pondok Aren Viral, Kuasa Hukum Tegaskan Ini Sengketa Wanprestasi
Viral Penemuan Bayi di Permukiman Sukoharjo, Ada Sepucuk Surat untuk Pemilik Rumah yang Diduga Belum Miliki Anak
Bocah 2 Tahun Bikin Panik Warga Lombok usai Ditemukan Tengkurap di Atap Rumah, sang Ibu: Dia Naik Lewat Kandang Ayam
Beredar Kemunculan Pasukan Bertopeng Dekati Vessel 'MSC' di Selat Hormuz, Naiki Lambung Kapal Pakai Tangga
Wagub Dimyati: Tim Reforma Agraria Diminta Minimalisir Konflik Tanah di Masyarakat