Bengkel Motor Hendri Pamulang Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp3,5 Miliar

photo author
Radi Iswan, Bidik Tangsel
- Rabu, 1 April 2026 | 14:04 WIB
Peristiwa tersebut menyebabkan bangunan bengkel beserta sejumlah spare part dan kendaraan hangus terbakar.
Peristiwa tersebut menyebabkan bangunan bengkel beserta sejumlah spare part dan kendaraan hangus terbakar.

Ciputat – Kebakaran hebat melanda Bengkel Motor “Hendri” di kawasan Pamulang, Kota Tangerang Selatan, Rabu (1/4/2026) sekitar pukul 12.30 WIB.

Peristiwa tersebut menyebabkan bangunan bengkel beserta sejumlah spare part dan kendaraan hangus terbakar. Kerugian ditaksir mencapai miliaran rupiah.

Berdasarkan pantauan awak media di lokasi, api pertama kali diketahui oleh para pekerja yang mencium bau asap tidak biasa dari bagian atas bangunan.

Salah satu mekanik mengungkapkan, saat kejadian para karyawan berada di luar bengkel dan tidak mengetahui secara pasti sumber awal api.

Baca Juga: Sekda Provinsi Banten Deden Apriandhi Minta Kabupaten dan Kota Optimalkan Penerimaan Opsen Pajak

“Awalnya kami mencium bau asap, terasa aneh. Kami cari sumbernya tapi belum terlihat. Tiba-tiba dari atas sudah keluar asap tebal. Saat itu karyawan sekitar enam orang sedang berada di luar,” ujar seorang mekanik yang berada di lokasi kejadian.

Ia menambahkan, dugaan sementara kebakaran berasal dari korsleting listrik di bagian atas bangunan. Asap tebal yang muncul membuat para pekerja panik dan segera berupaya menyelamatkan diri serta mengeluarkan barang yang masih dapat diselamatkan.

Menurut keterangan petugas pemadam kebakaran, api dengan cepat membesar karena banyaknya material mudah terbakar seperti spare part motor yang tersimpan di dalam bengkel dan gudang di bagian belakang. Selain bengkel utama, dua ruko yang berfungsi sebagai gudang juga terdampak.

Baca Juga: Pemprov Banten Luncurkan Aplikasi Samsat Ceria, Solusi Praktis Masyarakat Bayar Pajak Kendaraan*

Komandan Regu (Danru) Pos Pamulang, Abdul Rozak, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran dan segera menerjunkan tujuh unit mobil pemadam dengan sekitar 65 personel.

“Dari hasil keterangan awal pegawai, diduga kebakaran dipicu korsleting listrik. Pemilik menyampaikan estimasi kerugian sekitar Rp3 hingga Rp3,5 miliar karena baru saja melakukan pembelian peralatan dan spare part,” jelas Abdul Rozak kepada media.

Ia memastikan tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Namun, seorang petugas sempat mengalami sesak napas akibat paparan asap tebal saat proses pemadaman berlangsung.

Petugas pemadam kebakaran juga berhasil mencegah api merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi. Satu unit sepeda motor berhasil diselamatkan dari dalam gudang, sementara dua unit lainnya dilaporkan hangus terbakar.

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Radi Iswan

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X