Pengawasan dan Keterlibatan Pihak Berwenang
Pasca kejadian, pihak perusahaan juga menyebut adanya koordinasi dengan pihak berwenang untuk memastikan standar keselamatan tetap terpenuhi.
Beberapa bagian instalasi, termasuk komponen cincin dan sambungan tabung, disebut sedang dalam proses pengecekan ulang oleh pihak terkait yang berwenang.
“Semua lagi dicek, termasuk bagian-bagian teknisnya. Yang berwenang juga ikut melakukan pemeriksaan,” jelas Moko.
Sorotan Tata Ruang dan Lingkungan
Insiden ini kembali memunculkan sorotan publik terkait keberadaan fasilitas industri di tengah kawasan permukiman.
Sejumlah pihak menilai bahwa secara tata ruang, lokasi tersebut lebih diperuntukkan bagi perumahan dibandingkan aktivitas industri berat.
Namun demikian, pabrik tersebut telah berdiri dan beroperasi selama lebih dari dua dekade.
Menanggapi hal tersebut, manajemen menegaskan bahwa kepemilikan dan operasional pabrik berada di bawah perusahaan swasta dan seluruh kegiatan usaha mengacu pada perizinan yang berlaku.
Baca Juga: Dekatkan Pelayanan Dasar, Gubernur Andra Soni Resmikan Pos Kesehatan Merah Putih di Kota Serang
PT Adhimix RMC Indonesia menyatakan berkomitmen untuk menyelesaikan investigasi secara transparan serta mengambil langkah perbaikan yang diperlukan guna mencegah kejadian serupa terulang.
Perusahaan juga memastikan aktivitas produksi tetap memperhatikan aspek keselamatan pekerja dan lingkungan sekitar.
“Kami akan sampaikan perkembangan lebih lanjut setelah hasil investigasi internal selesai,” pungkas Moko. (***)
Artikel Terkait
Cerita Penumpang usai Diberi Kompensasi Gegara Pesawat Super Air Jet yang Ditumpangi Sempat Alami Delay 5 Jam
Lebih dari Dua Bulan Bertahan dengan Getek untuk Menyeberang Sungai, Begini Kendala Pembangunan Jembatan Apung di Aceh utara
Pengamat Ingatkan Insentif Fiskal Awal 2026 Berpotensi Dorong Inflasi
“Bukan Omon-omon”: Reza Patria Apresiasi Kerja Nyata Ketum Barisan Delapan Center
Dukung Asta Cita, Gubernur Andra Soni Ajak PPBNI Satria Banten Perkuat Kolaborasi dan Stabilitas Daerah