Dukung Asta Cita, Gubernur Andra Soni Ajak PPBNI Satria Banten Perkuat Kolaborasi dan Stabilitas Daerah

photo author
Radi Iswan, Bidik Tangsel
- Minggu, 15 Februari 2026 | 21:20 WIB
Gubernur Andra Soni menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Munas ini sebagai langkah memperkuat struktur organisasi.
Gubernur Andra Soni menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Munas ini sebagai langkah memperkuat struktur organisasi.

Bidiktangsel.com - Gubernur Banten Andra Soni secara resmi membuka Musyawarah Nasional (Munas) I Patriot Pemersatu Banten Nasional Indonesia (PPBNI) Satria Banten yang bertempat di Hotel Aston Serang, Kota Serang, pada Minggu (15/2/2026).

​Munas perdana ini mengusung tema strategis, "Tingkatkan Profesionalisme Organisasi untuk Mendukung Program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto Menuju Indonesia Emas 2045".

Baca Juga: “Bukan Omon-omon”: Reza Patria Apresiasi Kerja Nyata Ketum Barisan Delapan Center

​Dalam sambutannya, Gubernur Andra Soni menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Munas ini sebagai langkah memperkuat struktur organisasi. Beliau menekankan bahwa di tengah dinamika sosial, ekonomi, dan politik yang semakin kompleks, organisasi kemasyarakatan (Ormas) memegang peranan vital sebagai perekat harmoni dan stabilitas daerah.

​"Mewakili masyarakat dan Pemerintah Provinsi Banten, saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh Ormas, khususnya PPBNI Satria Banten, yang konsisten menjaga stabilitas. Sebagai wilayah penyangga Jakarta, kondusivitas Banten adalah kunci bagi stabilitas nasional," ujar Andra Soni.

Baca Juga: Pengamat Ingatkan Insentif Fiskal Awal 2026 Berpotensi Dorong Inflasi

​Fondasi Ekonomi dan Investasi

Lebih lanjut, Gubernur menjelaskan bahwa keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) merupakan prasyarat mutlak bagi pertumbuhan ekonomi dan peningkatan iklim investasi di Provinsi Banten. Kontribusi Ormas dalam menjaga ketertiban umum sangat berdampak pada kepercayaan investor.

​"Kami berterima kasih atas komitmen PPBNI dalam menjaga persatuan dan mendukung program-program pemerintah, terutama dalam menyukseskan program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto," imbuhnya.

​Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mentransformasi identitas kedaerahan menjadi produktivitas yang berdaya saing. "Identitas kedaerahan harus tercermin melalui kualitas sumber daya manusia yang unggul. Kita harus bangga menjadi warga Banten melalui karya dan kontribusi nyata bagi bangsa," tegasnya.

Baca Juga: Lebih dari Dua Bulan Bertahan dengan Getek untuk Menyeberang Sungai, Begini Kendala Pembangunan Jembatan Apung di Aceh utara

Pada kesempatan yang sama, Wakil Gubernur Banten, Achmad Dimyati Natakusumah, menambahkan bahwa PPBNI Satria Banten bukan sekadar organisasi massa, melainkan wadah pelestari budaya yang menjunjung tinggi nilai-nilai religius masyarakat Banten.

​“Karakter, kekompakan, dan solidaritas PPBNI harus terus dijaga secara konstruktif demi mewujudkan Banten yang aman dan Indonesia yang damai,” tutur Dimyati.

​Sementara itu, Ketua Umum PPBNI Satria Banten, Tb. Moch. Oyim Munandar Sugriwa, menyatakan bahwa Munas ini merupakan tonggak sejarah setelah lima tahun organisasi berdiri. Forum tertinggi organisasi ini bertujuan untuk menyusun program strategis serta menyelaraskan visi antara pengurus dan anggota di seluruh Indonesia.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Radi Iswan

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X