Bidiktangsel.com - Gubernur Banten Andra Soni secara resmi membuka Musyawarah Nasional (Munas) I Patriot Pemersatu Banten Nasional Indonesia (PPBNI) Satria Banten yang bertempat di Hotel Aston Serang, Kota Serang, pada Minggu (15/2/2026).
Munas perdana ini mengusung tema strategis, "Tingkatkan Profesionalisme Organisasi untuk Mendukung Program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto Menuju Indonesia Emas 2045".
Baca Juga: “Bukan Omon-omon”: Reza Patria Apresiasi Kerja Nyata Ketum Barisan Delapan Center
Dalam sambutannya, Gubernur Andra Soni menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Munas ini sebagai langkah memperkuat struktur organisasi. Beliau menekankan bahwa di tengah dinamika sosial, ekonomi, dan politik yang semakin kompleks, organisasi kemasyarakatan (Ormas) memegang peranan vital sebagai perekat harmoni dan stabilitas daerah.
"Mewakili masyarakat dan Pemerintah Provinsi Banten, saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh Ormas, khususnya PPBNI Satria Banten, yang konsisten menjaga stabilitas. Sebagai wilayah penyangga Jakarta, kondusivitas Banten adalah kunci bagi stabilitas nasional," ujar Andra Soni.
Baca Juga: Pengamat Ingatkan Insentif Fiskal Awal 2026 Berpotensi Dorong Inflasi
Fondasi Ekonomi dan Investasi
Lebih lanjut, Gubernur menjelaskan bahwa keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) merupakan prasyarat mutlak bagi pertumbuhan ekonomi dan peningkatan iklim investasi di Provinsi Banten. Kontribusi Ormas dalam menjaga ketertiban umum sangat berdampak pada kepercayaan investor.
"Kami berterima kasih atas komitmen PPBNI dalam menjaga persatuan dan mendukung program-program pemerintah, terutama dalam menyukseskan program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto," imbuhnya.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mentransformasi identitas kedaerahan menjadi produktivitas yang berdaya saing. "Identitas kedaerahan harus tercermin melalui kualitas sumber daya manusia yang unggul. Kita harus bangga menjadi warga Banten melalui karya dan kontribusi nyata bagi bangsa," tegasnya.
Pada kesempatan yang sama, Wakil Gubernur Banten, Achmad Dimyati Natakusumah, menambahkan bahwa PPBNI Satria Banten bukan sekadar organisasi massa, melainkan wadah pelestari budaya yang menjunjung tinggi nilai-nilai religius masyarakat Banten.
“Karakter, kekompakan, dan solidaritas PPBNI harus terus dijaga secara konstruktif demi mewujudkan Banten yang aman dan Indonesia yang damai,” tutur Dimyati.
Sementara itu, Ketua Umum PPBNI Satria Banten, Tb. Moch. Oyim Munandar Sugriwa, menyatakan bahwa Munas ini merupakan tonggak sejarah setelah lima tahun organisasi berdiri. Forum tertinggi organisasi ini bertujuan untuk menyusun program strategis serta menyelaraskan visi antara pengurus dan anggota di seluruh Indonesia.
Artikel Terkait
Sampai Harus Copot Sepatu, Guru di Grobogan Jawa Tengah Ini Keluhkan Jalan yang Berlumpur saat Menuju SDN 4 Pandanharum
Kronologi Dugaan Pelecehan Anak di Yogyakarta, Pelaku Kabur Masuk Gorong-gorong
Skor Korupsi Indonesia Anjlok, Mahfud MD Gambarkan Dampaknya ke Investor yang Ragu Jualan di RI
Waspada Hujan Ekstrem, BMKG Peringatkan Risiko Cuaca Buruk di Banten
Jerhemy Owen Ngaku Takjub dengan Kualitas Papan untuk Bangunannya yang Berasal dari Daur Ulang Sampah Sachet