Baca Juga: Pemkot Tangsel Musnahkan 13.970 Botol Miras Ilegal, Penegakan Perda Tanpa Kompromi
“Ke depan, Kadin harus ikut membina ormas. Kita tidak dapat hibah, tapi kita punya gagasan. Misalnya, pemerintah buat program ekonomi digital, kita ambil 10 orang dari FBR, 10 dari PP, 10 dari organisasi lain, kita satukan dalam kegiatan pelatihan. Selama ini tidak ada yang mengawal itu,” jelasnya.
Marhadi menegaskan seluruh pernyataan nya siap ia pertanggungjawabkan. Ia menutup dengan menekankan bahwa tujuan utamanya adalah memperkuat peran Kadin sebagai mitra strategis pemerintah dalam pembangunan ekonomi daerah.
“Yang penting ini semua untuk Tangsel. Jika dipercaya memimpin, gagasan-gagasan Kadin akan kita bawa ke pemerintah, agar benar-benar memberi manfaat,” tutupnya.
(***)
Artikel Terkait
DLH Tangsel Perkuat Pengelolaan Sampah, Mitigasi Banjir, dan Lingkungan Berkelanjutan
Kuasa Hukum Yayasan Tuduh UIN Lakukan Penyerobotan Aset: Sengketa Kian Memanas
Rektorat UIN Jakarta Rampas Gedung Madrasah Pembangunan di Malam Hari, Kunci Diganti, CCTV Dimatikan
Lewat Eduwisata KidZania, Dinsos Tangsel Beri Pengalaman Berharga bagi 40 Anak Terlantar
HUT ke 17 Tangsel, Momen Refleksi untuk Kota Masa Depan yang Berdigdaya