Baca Juga: Anak Muda Tangsel Didorong Jadi Garda Terdepan Perangi Narkotika
“Kami kaget karena kasusnya sudah terjadi 20 hari sebelum viral. Ini fenomena gunung es. Setelah ini, Komisi II akan mengevaluasi total dan membahas langkah-langkah korektif,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa pertemuan khusus akan dijadwalkan untuk membahas penguatan sistem pengawasan dan penanganan kasus kekerasan di sekolah.
Dorongan Pembentukan Satgas Anti Bullying
Menjawab pertanyaan soal langkah strategis, Steven menegaskan bahwa Komisi II telah mendorong pembentukan Satgas Anti Bullying di sekolah-sekolah.
Baca Juga: Pencarian Korban Insiden Longsor di Cilacap: 9 Anjing Pelacak Disebar, 18 Orang Masih Hilang
“Dari Komisi II sebelumnya kami sudah mendorong Satgas. Tetapi efektivitasnya perlu dievaluasi kembali,” katanya.
Sidak Lanjutan Sudah Dijadwalkan
Steven memastikan bahwa sidak lanjutan ke beberapa sekolah sudah dijadwalkan jauh sebelum kasus ini viral.
“Hari Rabu kami akan sidak ke dua sekolah, satu di Serpong Utara dan satu lagi ke SMP 19. Teman-teman media boleh hadir,” ungkapnya.
Aduan Kekerasan Didominasi Verbal
Terkait laporan yang diterima DPRD, Steven mengungkap bahwa mayoritas aduan dari masyarakat selama ini berkaitan dengan perundungan verbal.
Namun ia mengakui, kasus berat seperti yang menimpa korban baru diperoleh informasinya belakangan.
“Yang seperti ini memang baru saya terima. Tapi saya yakin ini seperti fenomena gunung es,” ucapnya.
Artikel Terkait
Deretan Kasus Baju Impor Ilegal: dari Temuan 750 Bal di Karawang hingga 19 Ribu Bal di 11 Gudang Wilayah Bandung
Pigai Bicara Perannya Sejak Masa Perjuangan Prabowo hingga Masuk Kabinet: Saya yang Berjuang
Mentan Amran Bicara Soal Serakahnomic, Ungkap Bagaimana Beras Oplosan Dijual Premium
211 Kasus Keracunan MBG Tuai Sorotan, Kejar Target Sertifikat Halal di Setiap SPPG Jadi Solusi?
Pakar Hukum soal Polemik Ijazah Jokowi: Kritisi Syarat Presiden KPU Kategori Kepentingan Umum atau Tidak?