Bidiktangsel.com - Polemik angka keracunan dalam pelaksanaan Makan Bergizi Gratis (MBG) di berbagai daerah kembali mengemuka setelah Badan Gizi Nasional (BGN) memaparkan data terbaru.
Sebelumnya, BGN memastikan dari total 441 kejadian keracunan pangan nasional, sebanyak 211 kejadian berasal dari MBG atau setara 48 persen dari total kasus tersebut.
Di tengah sorotan publik, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Pratikno memberikan respons singkat seusai Rapat Lintas Kementerian di Gedung Kemenko PMK, Jakarta Pusat, pada Jumat 14 November 2025.
Baca Juga: Mentan Amran Bicara Soal Serakahnomic, Ungkap Bagaimana Beras Oplosan Dijual Premium
Pratikno menegaskan, persoalan tersebut sudah berada dalam penanganan kementerian terkait, yakni di bawah kepemimpinan Menko Pangan, Zulkifli Hasan.
“Oh itu nanti sudah ditangani oleh Pak Menko Pangan,” ujar Pratikno.
Menko PMK juga menyinggung koordinasi lintas kementerian yang menurutnya terus diperkuat, termasuk dengan Menko Pemberdayaan Masyarakat (PM), Muhaimin Iskandar.
“Nanti saya koordinasikan, jadi MBG itu dikoordinasikan oleh Pak Menko PM Muhaimin Iskandar,” kata Pratikno.
Baca Juga: Pigai Bicara Perannya Sejak Masa Perjuangan Prabowo hingga Masuk Kabinet: Saya yang Berjuang
Meski demikian, Pratikno berharap seluruh pihak memastikan kejadian serupa tidak kembali muncul.
“Ya kita harus jaga lah,” ucapnya.
Berkaca dari hal itu, pernyataan Menko Pratikno muncul tak lama setelah pemaparan BGN menunjukkan adanya insiden keracunan pangan dalam program MBG.
Terlebih, kini tata kelola MBG dinilai memerlukan penanganan lebih menyeluruh, termasuk penguatan aspek higienitas atau kelayakan kebersihan.
Artikel Terkait
Pilar Saga Ichsan: Sekolah Harus Aktif Cegah dan Eliminasi Bullying di Tangsel
Natalius Pigai Soal Fenomena Perundungan di Dunia Pendidikan: Indonesia Tak Akan Capai Visi Emas 2045 Jika Bullying Terus Dibiarkan
Bos BGN Kena Omel DPR, Salah Regulasi saat Minta Anggaran Tambahan untuk MBG
Kadin Indonesia Resmikan Kampung Digital dan Pojok UMKM di Jaletreng River Park, Dorong Transformasi Ekonomi Tangerang Selatan
772 Ribu UMKM Banten Didorong Go Digital, Kadin Indonesia Resmikan Kampung Digital di Tangsel
Ngeri! Jaletreng River Park Terancam Longsor, Tanah Retak Sepanjang 50 Meter